Ketua Dewan Syuriah MWC NU Kamal: Pemuda Akan Jadi Benteng Positif dalam Berorganisasi

oleh -86 Dilihat
Ketua dewan syuriah MWC NU Kec. Kamal KH. Fauzan Adhlan

BANGKALAN, Kamis (12/04/2018) suaraindonesia-news.com – Ketua Dewan Syuriah MWC NU kecamatan Kamal, Bangkalan, Jawa Timur, KH. Fauzan Adhlan menegaskan semangat dan antusis para pemuda terhadap organisasi sangat penting untuk kemaslahatan ummat Islam ke depan.

“Berdasarkan pola pikir dan kerja keras para pejuang terdahulu, semua beranjak dari para aktifis yang memiliki komitmen yang luar biasa untuk mewujudkan cita-cita yang besar memperbaiki regenerasi selanjutnya,” terangnya.

Ia berharap, dalam acara kajian Ahlussunah wal jama’ah (Aswaja), Rabu (11/04/2018) malam, semangat dan antusias para pemuda terhadap organisasi itu sangat diharapkan, baik dengan cara memberi berupa ide-ide yang cemerlang untuk memajukan peran organisasi islam seperti Nahdlatul Ulama’ dan juga bisa ikut andil mengerakkan organisasi itu sendiri.

Melihat peristiwa yang bergejolak di masyarakat sekitar, banyak sekali aliran-aliran yang tak searah dengan koridor dan batasan Ahlussunah wal jama’ah, pemudalah dipandang penting memiliki kinerja positif untuk membentengi hal semacam itu agar tidak berkelanjutan apalagi sampai keluar dari koridor keislaman.

“Tak dapat kami pungkiri, banyaknya aliran-aliran dan paham sesat yang bermunculan di sekitar kita ini, menjadi hal biasa dalam lingkungan kita,akan tetapi dari sinilah kita semua ada kerja baru yang perlu di titik beratkan untuk mengantisipasi lingkungan kita dari aliran tersebut,” sebutnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak para peserta kajian untuk terus berupaya aktif dalam organisasi Islam dengan niatan untuk mengabadi kepada para ulama’ yang telah berupaya menjaga dan mengukuhkan Ahlussunah wal jama’ah yang ada di Negara ini.

“Di luar sana banyak yang berpedoman terhadap Ahlussunah wal jama’ah, akan tetapi kurang begitu terkondisikan karena para pemuda disana kurang antusias, makanya timbullah aliran-aliran yang selalu mengatasnamakan Islam,padahal bukan,” ungkapnya.

Menurutnya, semangat dan rasa cinta terhadap Islam harus diwujudkan dengan cara aktif dalam organisasi Islam untuk menjaga dari aliran-aliran yang tidak positif bahkan sampek memojokkan.

“Maka marilah kita jaga kualitas dan norma-norma agama kita,” tukasnya.

Reporter : Ach. Zainuri
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan