LAMONGAN, Minggu (10/06/18) suaraindonesia-news.com – H. Sutomo, Kepala Desa Jabung ( Kades Jabung), Kecamatan Laren periode 2012 – 2018, purna jabatan di Bulan April 2018, dinilai mengkebiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jabung semasa menjabat sebagai Kades Jabung. Pasalnya, didalam perjalanan masa baktinya (Tahun 2016, red) tidak memberikan Rekom pengajuan pergantian antar waktu ketua BPD Jabung.
Menurut salah satu anggota BPD Jabung aktif yang enggan namanya disebutkan, Ketua BPD lama, Teguh Bagiono, SE Pada 15 Mei 2016 mengundurkan diri sebagai anggota dan ketua BPD, tapi pengusulan dari anggota BPD untuk mengganti (mengisi kekosongan jabatan, red) ketua BPD tidak direkom Kades.
“Pengisian antar waktu Ketua BPD yang kosong, Kades (H. Sutomo) tidak memberikan Rekom ke Bupati Lamongan, tanpa alasan jelas. Padahal rekom itu syarat untuk pergantian antar waktu Ketua BPD yang kosong,” teang Sumber, Minggu (10/08/18).
Ia menambahkan, karena kebutuhan pencairan Dana Desa Jabung akhir Tahun 2017 dan kebutuhan proses Pemilihan Kepala Desa Jabung (26/08/2018), baru untuk itulah pengajuan Jilid Kedua Anggota BPD Jabung dikabulkan, terpilih ketua BPD baru (Amin Efendi). Rentetan lainnya, pencairan DD-2016 tanda tangan Ketua BPD Jabung yang kosong (ditinggal undur Teguh Bagiono).

“Butuh cair DD 2017 dan Pilkades 2018 makanya direkom dan tidak berani lagi merekayasa tanda tangan Ketua BPD,” ujarnya.
Bukan hanya itu saja kata sumber, sampai sekarang laporan pertanggung jawaban tahunan dan laporan purna jabatan, BPD tidak pernah diberi salinan Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBdesa Jabung.
“Cuma SPJ 2013 saja pernah dibuat, itupun ditolak BPD karena APBdesa katanya Devisit (memiliki hutang). Sedangkan mau hutang, itukan ada mekanismenya, ngak sak karepe dewe Kades,” Keluhnya kesal.
Sedangkan mantan Kades Jabung, H. Sutomo, yang saat ini kembali ikut mencalonkan Pilkades Jabung pada tanggal 26 Agustus 2018, saat dihubungi melalui telpon selulernya, Sabtu (09/06/2018) soal tudingan kesemerawutan pemerintahan Desanya selama menjabat, enggan berbicara.
“Mohon maaf mas, ini tidak jelas, ketemu saja langsung, besok (10/06), gituloh biar juga kenal saya dengan sampean,” ujarnya.
Sesuai permintaannya saat suaraindonesia-news.com mendatangani rumahnya, tidak ditempat. “Belum pulang dari pagi mas,” kata Ny. H.Sutomo, Minggu (10/06/2018).
Sementara saat dihubungi kembali nomer selulernya tidak aktif.
Reporter : Hadi Mulyono
Editor : Amin
Publisher : Imam












