KESAL JALAN TIDAK KUNJUNG DI PERBAIKI WARGA BERAMAI-RAMAI TANAM POHON PISANG DI TENGAH JALAN

oleh

Jember, suara indonesia-news.com-warga Dusun Rowotengu Desa Sido Sulyo Secamatan Semboro Jember, beramai-ramai menanam pohon pisang di tengah jalan.

Pasalnya, mereka kesal sudah hampir setahun jalan yang rusak tidak kunjung di perbaiki, hal ini membuat warga rowotengu geram, bila musim hujan, jalan tersebut menjadi becek dan licin, tentunya sangat mengganggu para pengguna jalan.

Menurut mistari, tokoh pemuda setempat kepada awak media mengatakan, ’’sekarang sudah musim hujan tentunya akses jalan yang rusak tersebut sangat susah di lalui, makanya saya bersama warga beramai-ramai menanam pohon pisang di tengah jalan, ini bentuk protes kecil yang kami lakukan bersama warga, agar aspirasi kami bisa di dengar oleh pemerintah mas terang mistari.

Masih menurut mistari, beberapa bulan yang lalu, kami bersama warga juga pemuda melakukan penarikan sumbangan kepada setiap pengguna jalan tersebut, fungsinya untuk perbaikan secara swadaya, apa yang kami kerjakan bersama warga juga para pemuda berhasil memperbaiki jalan dengan baik walau tidak sempurna, justru yang kami lakukan sempat di tentang oleh oknum PU bina marga kecamatan.

Setelah beberapa bulan di lakukan perbaikan oleh warga bersama pemuda, kondisi jalan sekarang sudah rusak lagi, bahkan lebih parah, hal ini terjadi karena akses jalan tersebut merupakan jalan tembus yang menghubungkan tiga desa, antara lain desa sidomulyo, kencong dan sumberbaru, yang jelas warga kesal sekali, karena tidak adanya perhatian dari pemerintah, khususnya dari dinas PU bina marga, warga berharap agar pemerintah segera turun  dan melihat langsung kondisi jalan yang ada di dusun kami dan berharap segeramemperbaiki jalan yang rusak tersebut pungkas, mistari.

Semoga kekesalan warga yang menanam pohon pisang di tengah jalan, bisa di lihat dan di dengar oleh pemerintah khususnya oleh dinas PU bina marga, aksi penanaman pohon pisang yang di lakukan oleh warga dusun rowotengu, tidak hanya hanya di lakukan oleh laki-laki saja namun juga di ikuti oleh ibu-ibu dan juga anak-anak, aksi tersebut mendapat pengawalan ketat oleh pihak polsek semboro. (dik/mam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *