Kepsek SDN Polsat Sambut Mendikbub dan Walkot Bogor Dalam Rangka Sidak HPS di Kota Bogor

86
×

Kepsek SDN Polsat Sambut Mendikbub dan Walkot Bogor Dalam Rangka Sidak HPS di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
IMG 20160718 WA0012
Kepsek Polsat H. Hidayat (kiri) Walkot Bogor Bima Arya, Mendikbud Anies Baswedan, Kadisdik Kota Bogor H. Edgar Suratman (Kanan)

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, suaraindonesia-news. com – Kepsek SDN Polisi 1 (Polsat) Drs. H. Hidayat, MM menyambut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbub) Anies Baswedan yang didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam rangka inspeksi mendadak pada Hari Pertama Sekolah (HPS) di Kota Bogor.

Menurut H. Hidayat, dirinya sudah di sekolah sejak jam 4.00, karena menurutnya sebagai kepala sekolah dirinya harus terlebih dahulu hadir.

Ditambahkan H. Hidayat, dirinya merasa bangga atas kunjungan pak Menteri dan Walikota Bogor.

“Saya sangat bangga atas kunjungan Pak Menteri dan pak Wali Kota Bogor, dari sekian banyak sekolah di Kota Bogor ini, Pak Menteri dan Pak Wali Kota Bogor memilih SDN Polsat untuk dikunjungi,” ujarnya.                                

Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kadisdik Kota Bogor H. Edgar Suratman saat melakukan inspeksi mendadak pada Hari Pertama Sekolah (HPS) di SDN Polisi I (SDN Polsat) dimulai jam 06.00 WIB dan langsung menyambut anak-anak dan orang tua murid.

“Selamat datang di sekolah,” ujar Mendikbud saat menyambut murid SD yang diantar oleh orang tuanya.

Mendikbud yang didampingi oleh Wali Kota Bogor dan Kadisdik Kota Bogor, juga turut berdialog dengan orang tua dan murid.

Dengan ramahnya menyempatkan diri menyapa siswa SDN polsat

“Namanya siapa? Cita-citanya apa?,” sapanya.

Mendikbud juga mengeluarkan surat edaran nomor 4/2016 tentang Hari Pertama Sekolah (HPS). Dalam surat edaran tersebut, Mendikbud menghimbau masyarakat untuk mengantarkan anaknya pada HPS. Tujuannya untuk mendorong tumbuhnya iklim pembelajaran yang positif dan menyenangkan.

HPS dijadikan kesempatan untuk mendorong interaksi antara orang tua dan guru di sekolah untuk menjamin komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak setahun kedepan.

Surat tersebut mengimbau instansi pemerintah dan swasta untuk memberikan dispensasi pada karyawannya untuk mengantarkan anak ke sekolah.

Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan sangat mendukung gerakan tersebut.

“Sejuta persen kami mendukung gerakan ini,” kata Bima.

Bima juga mengizinkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bogor mengantarkan anaknya terlebih dahulu ke sekolah pada HPS.

“Tidak akan terganggu pekerjaan, karena memang kerja tidak ada habisnya. Nanti habis ngantar anak sekolah bisa dilanjutkan lagi,” tuturnya.