Kepsek Bersama Para Guru SLB N Saronggi Diduga Pakai Dana Bos Untuk Liburan Di Hari Jam Kerja

Tidak ada kegiatan belajar mengajar di SLB

Reporter: Jar

Sumenep, Jumat (06/01/2016) suaraindonesia-news.com – Sungguh sangat miris dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Sumenep ini, pasalnya semua murid yang ada di sekolah Luar Biasa Negeri (SLB)  Saronggi terpaksa diliburkan di hari aktif Kegiatan Belajar Menganjar (KBM), gara gara semua guru termasuk kepala sekolah lagi asik liburan ke luar kota, dan ironisnya lagi dana yang digunakan untuk liburan ke luar kota tersebut diduga memakai dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) yang jumlahnya sekitar Rp 7.000.000 untuk biaya oprasional tersebut.

“Emang para murid sekolah SLB N Saronggi hari ini terpaksa di liburkan mas, gara gara kepala sekolah bersama para guru memilih liburan ke luar kota di hari jam kegiatan belajar mengajar (KBM),” kata HL sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan Suaraindonesia-news.com, Jum’at (06/01/2016).

Hl juga menyampaikan memang para guru yang ikut liburan keluar kota bersama kepala sekolah  rata rata guru sukwan bersama kelurganya dan yang pengawai negri sipil (PNS) ada sekitar tiga orang yang gak ikut liburan di karnakan ada urusan masing masing.

“Masalah liburan ini emang udah di musawarahkan sebelumnya ketika waktu libur panjang kepada para guru oleh kepala sekolah dan setelah itu tidak ada musawarah lagi tau tau sekarang udah mau berangkat tampa ada rapat lagi,” imbuhnya.

Menurutnya, dirinya tidak setuju atas keputusan kepala sekolah untuk liburan apalagi ini kan masih jam kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Akan tetapi saya tidak bisa berbuat banyak soalnya keputusan tersebut ada di kepala sekolah, dan ironisnya lagi untuk liburan ke luar kota di duga pakek dana bantuan oprasional sekolah (BOS) deh mas, karna pihak kepala sekolah tidak pernah minta sumbangan kepada para guru untuk biaya oprasional liburan  tersebut karna selama ini pihak kepala sekolah tidak pernah transparan terhadap pengelolaan dana BOS tersebut,” ungkapnya,

Sementara Kepala sekolah SLB N Saronggi Ali Badri ketika dikonfermasi melalui telpone selulernya mengatakan jika hendak wawancara lebih baik menemui di kantornya, karana dirinya masih berada di perjalanan.

“Ketemu di kantor aja mas,” dengan nada lesu.

Sementar ketika disinggung mengenai dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) yang diduga digunakan untuk biaya oprasional liburan ke luar kota, kepala sekolah SLB N Saronggi Ali Badri memilih irit bicara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here