Pendidikan

Kepala BPJS Cabang Gunungsitoli: Saat Ini Masyarakat Bisa Mendaftar JKN-KIS Lewat Telepon

Avatar of admin
×

Kepala BPJS Cabang Gunungsitoli: Saat Ini Masyarakat Bisa Mendaftar JKN-KIS Lewat Telepon

Sebarkan artikel ini
d2365f91 0f29 408d b911 2952158b6449
Saat Konferensi Pers

Reporter: T2g

GUNUNGSITOLI, Senin (15/5/2017) suaraindonesia-news.com – Melalui konferensi Pers yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli yang dilaksanakan di Jln. Karet tepatnya di Lasara Point, Senin (15/5). Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Kota Gunungsitoli Wilser Napitupulu menyampaikan ucapan terimakasih kepada BPJS yang memberikan kemudahan kepada Masyarakat untuk menjadi peserta JKN melalui telepon.

“Pemkot Gunungsitoli mengucapkan terimakasih kepada BPJS kesehatan yang sudah memberikan kemudahan pelayanan, salah satunya melayani pendaftaran melalui telpon,” kata Wilser Napitupulu.

Sementara, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gunungsitoli, Rudhy Suksmawan Hardhiko menjelaskan bahwa saat ini masyarakat Gunungsitoli bahkan Pulau Nias bisa menjadi peserta JKN tanpa harus datang ke Kantor BPJS, hanya dengan menelepon Care Center 1500-400 dengan menggunakan Telepon genggam atau telpon rumah.

“BPJS Kesehatan mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP), BPJS Kesehatan memperluas kanal-kanal pendaftaran yang telah ada, salah satunya melalui mekanisme pendaftaran melalui telepon yaitu lewat BPJS Kesehatan Care Center 1500-400,” tutur Rudhy.

Lanjut Pimpinan BPJS Kesehatan Wilayah Kepulauan Nias itu, kini calon peserta tidak perlu mengantri panjang di Kantor BPJS Kesehatan, cukup dengan menekan 1500-400 pada ponselnya, calon peserta kategori PBPU atau peserta mandiri bisa melakukan pendaftaran via telepon ke BPJS Kesehatan Care Center atau diimplementasikan Virtual Service. BPJS Kesehatan Care Center yang sebelumnya terdapat fungsi pemberian informasi, penanganan pengaduan, teleconsulting dan pengelolaan media sosial maka saat ini dikembangkan menjadi beberapa fungsi, ucapnya.

Lanjut Rudhy, salah satunya adalah pendaftaran peserta PBPU atau peserta mandiri dan peserta Bukan Pekerja.

“Peserta juga dapat melakukan mutasi data kepesertaan untuk data nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KK, NIK, alamat, email, nomor telepon, kelas rawat dan fasilitas kesehatan tingkat pertama,” terangnya.

Namun kata dia, ini masih untuk peserta PBPU atau peserta mandiri. Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan kepada peserta yang juga menjadi salah satu Fokus Utama BPJS Kesehatan di tahun 2017.

“BPJS Kesehatan akan terus mengembangkan berbagai terobosan dan inovasi serta meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan,” ujarnya.

Orang nomor satu di BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli itu juga menjelaskan lebih lanjut, hal yang harus dipersiapkan calon peserta sebelum mendaftar via telepon antara lain beberapa informasi yang akan ditanyakan oleh petugas Care Center seperti Nomor Kartu Keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Rekening Tabungan (BRI/BNI/Mandiri), Nomor handphone, Alamat Domisili/Tempat Tinggal (Untuk Pengiriman Kartu) dan Alamat Email.

“Setelah syarat di atas siap, calon peserta bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Calon peserta akan dilayani oleh Agent Care Center, pembicaraan antara calon peserta dengan Agent akan dijadikan bukti pendaftaran,” ujarnya.

Setelah Agent Care Center menyatakan pendaftaran via telepon selesai, Nomor Virtual Account (VA) akan dikirim ke nomor ponsel atau email calon peserta. Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA diterbitkan. Peserta yang mendaftar via Care Center wajib melakukan pembayaran pertama ke bank dan dengan mekanisme autodebet untuk pembayaran selanjutnya.

“Sejak pembayaran pertama tersebut kartu peserta telah aktif, BPJS Kesehatan akan mencetak dan mendistribusi kartu peserta JKN-KIS ke alamat yang telah di-input pada saat mendaftar,” Kata Rudhy.

Di BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, juga disediakan fitur teleconsulting dimana peserta JKN-KIS dapat melakukan konsultasi kesehatan kepada Dokter Umum yang siap memberikan informasi kesehatan yang dibutuhkan.

Turun hadir dalam acara konferensi pers tersebut Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gunungsitoli beserta staf, Kadis Kesehatan Kota Gunungsitoli, Mewakili Kadis Sosial Kota Gunungsitoli.