Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

Kementerian ATR/BPN Fokus Efisiensi dan Dampak Nyata dalam Penyusunan Anggaran 2027

40
×

Kementerian ATR/BPN Fokus Efisiensi dan Dampak Nyata dalam Penyusunan Anggaran 2027

Sebarkan artikel ini
IMG 20260409 141133
Foto: Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan (kiri) saat rapat koordinasi.

JAKARTA, Kamis (09/04) suaraindonesia-news.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai mempersiapkan langkah strategis dalam penyusunan anggaran tahun 2027 dengan menitikberatkan pada efisiensi dan dampak langsung bagi masyarakat.

Fokus pembahasan diarahkan pada Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) guna memastikan setiap alokasi anggaran memberikan manfaat nyata, khususnya di sektor pertanahan dan tata ruang.

Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (06/04/2026), Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berarti menurunkan kualitas pelayanan.

“Setiap kegiatan yang dinilai belum seimbang antara realisasi fisik dan anggaran akan dikaji ulang agar perencanaan menjadi lebih efisien, realistis, dan akuntabel,” ujarnya.

Salah satu aspek utama yang menjadi perhatian adalah sinkronisasi antara capaian fisik di lapangan dengan serapan anggaran. Kementerian berencana melakukan evaluasi terhadap program-program yang dinilai belum selaras antara pelaksanaan dan penggunaan anggaran.

Dalam penyusunan anggaran 2027, Kementerian ATR/BPN mengedepankan tiga prinsip utama, yakni adaptif terhadap dinamika ekonomi, optimal dalam pemanfaatan sumber daya, serta berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Langkah awal yang dilakukan sejak dini ini menunjukkan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam membangun tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Diharapkan, melalui perencanaan yang matang, kualitas layanan pertanahan dapat terus meningkat, lebih cepat, tepat sasaran, serta mendukung pencapaian target strategis nasional.

Kementerian ATR/BPN juga optimistis bahwa perencanaan anggaran yang terukur akan berkontribusi dalam memperkuat tata kelola ruang yang berkelanjutan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan