JAKARTA, Rabu (11/03) suaraindonesia-news.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar acara apresiasi dan penganugerahan bagi satuan kerja (Satker) yang berhasil mencapai performa terbaik dalam reformasi birokrasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kementerian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan di seluruh Indonesia.
Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sutaryono, secara resmi melaporkan rincian penerima penghargaan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi satuan kerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah pemberian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pada tahun ini, penghargaan tersebut diraih oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Denpasar, yang dinilai berhasil mempertahankan standar integritas serta inovasi dalam pelayanan publik.
Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga memberikan predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) kepada sejumlah unit kerja lainnya. Penerima predikat WTAB meliputi Kantor Wilayah BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali, serta 29 Kantor Pertanahan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran ATR/BPN untuk terus melakukan transformasi birokrasi, khususnya dalam hal digitalisasi layanan pertanahan serta upaya pemberantasan praktik pungutan liar.
“Apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan motivasi bagi Satker lain untuk terus meningkatkan kualitas administrasi dan integritas demi memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar perwakilan kementerian dalam laporannya.
Dengan keberhasilan Kanwil BPN D.I. Yogyakarta dan Bali serta puluhan Kantor Pertanahan lainnya meraih predikat WTAB, Kementerian ATR/BPN optimistis dapat terus mewujudkan tata kelola pertanahan yang modern, transparan, dan terpercaya di tingkat nasional.












