Reporter : Suraini
SAPEKEN, Kamis (30/3/2017) suaraindonesia-nesw.com – Kepala Desa Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan penanaman trumbu karang jenis koral dan pemasangan rumpon dasar atau biasa disebut rumah ikan, disekitar perairan laut kepulauan Sapeken beberapa waktu lalu, tepatnya pada Minggu 19 Maret 2017 Lalu.
Budidaya trumbu karang jenis koral dengan tehnologi transplantasi dinilai sangat efektif untuk menjaga dan melestarikan trumbu karang yang telah rusak, dan bahkan methode transplantasi dianggap cepat dalam proses pertumbuhan trumbu karang dengan berbagai jenis, apalagi didukung kwalitas air laut yang baik, maka pertumbuhan trumbu karang akan semakin cepat berkembang, apalagi trumbu karang memiliki nilai ekonomi dan komuditas yang sangat prospek dimasa mendatang.
Dalam kegiatan itu, Kepala Desa Sapeken Anwar Sadat didampingi jajaran Forum pimpinan kecamatan Sapeken (Forpimka) serta petugas dari Perikanan kabupaten Sumenep.
Menurut Kades Sapeken, Anwar Sadat, Kegiatan penanaman trumbu karang dan pemasangan rumpon dasar atau rumah ikan itu bertujuan mengembalikan kondisi ekosistem dan habitat laut yang telah banyak dirusak oleh tangan yang tidak bertanggung jawab.
“Kegiatan ini tidak hanya akan menyelamatkan trumbu karang yang telah mengalami kerusakan tapi juga dapat menyelamatkan ekosistem, membuka lapangan pekerjaan, pengembangan akses pariwisata dan berujung kepada peningkatan kesejahteraan warga nelayan sekitar,” terangnya kepada suaraindonesia-news.com.
Ia menanmbahkan, begitu juga dengan adanya penyebaran rumpon dasar atau rumah ikan diharapkan ikan-ikan yang telah punah dan menyebar karena tak memiliki tempat tinggal yang aman maka bisa kembali berkumpul berkembang biak secara alami dan berkesinambungan.
“Kegiatan seperti ini sudah masuk tahun ketiga atas kerjasama dengan perusahaan migas kangean energi indonesia (KEI), tahun ini sebanyak 50 unit rumpon dasar yang disebar diwilayah sekitar perairan laut kepulauan sapeken,” ungkap kepala Desa Sapeken.
Sementara ketua Pokmaswas kecamatan Sapeken H. Moh. Ali Daeng Sandrek saat dihubungi melalui telpon selulernya menyatakan apa yang dilakukan kepala desa Sapeken mestinya dapat dicontoh oleh kepala Desa yang lain.
“Secara peribadi saya menyampaikan apresiasi kepada kepala Desa Sapeken dimana sangat peduli dengan lingkungan terutama terkait dengan kondisi trumbu karang yang telah banyak rusak akibat oknum yang tak bertanggung jawab,” ujarnya.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat agar ikut bertanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan trumbu karang dan rumpon dasar atau rumah ikan agar bisa dinikmati oleh keturunan kita.
“Tampa dukungan dari masyaraka, tidak mungkin program ini dapat tercapai,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kasi pengelolaan SDI Upt. DKP Perikanan dan kelautan Propensi Jawa Timur, Son Aji, pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang diambil kepala Desa Sapeken.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kepala desa dan masyarakat, Pemerintah akan mendukung penuh semua bentuk kegiatan yang pro rakyat yang berorentasi kepada kemaslahatan, dalam upaya pelestarian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan warga nelayan.” ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya.












