Regional

Kembali Keponpes, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Rapid Tes Antigen Bagi Santri

62
×

Kembali Keponpes, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Rapid Tes Antigen Bagi Santri

Sebarkan artikel ini
IMG 20210522 192114
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menfasilitasi santri untuk melakukan rapid tes antigen gratis.

PAMEKASAN, Sabtu (22/05/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menfasilitasi santri untuk melakukan rapid tes antigen gratis sebelum kembali ke pondok pesantren. Hal itu dilakukan untuk upaya untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Nanang Suyanto mengungkapkan, pihaknya menyediakan fasilitas rapid tes antigen gratis bagi santri yang hendak kembali ke pondok pesantren di semua Puskesmas di 13 kecamatan.

“Pantri yang mau kembali ke pondoknya, dia bisa menghubungi puskesmas terdekat. Kita akan layani, khususnya santri yang akan ke luar Pamekasan, kalau untuk Pamekasan tidak perlu,” kata dr Nanang Suyanto, Sabtu (22/5/2021).

Sejauh ini ada beberapa alummi pondok pesantren tertentu yang mengkoordinir santri aktif untuk melakukan rapid tes sebelum kembali ke pondok pesantren tersebut.

“Bagi santri yang tidak terkoordinir alumni bisa langsung mendatangi puskesmas terdekat,” ucapnya.

Pemkab Pamekasan kali ini juga melayani yang bersangkutan tanpa biaya alias gratis. Karena tujuan dari rapid tersebut untuk mengetahui status kesehatan santri yang akan kembali ke pondok pesantren, selain diwajibkan rapid tes, para santri juga bisa terditeksi dan terhindar dari covid-19.

“Kita bisa mencegah apabila santri itu terindikasi positif pada pemeriksaan rapid antigennya, maka ia harus melakukan isolasi mandiri dulu di rumah. Tidak boleh berangkat ke pondok dulu, karena dikhawatirkan menjadi sumber penularan di pondok pesantren tersebut,” tegas dr Nanang.

Berdasarkan data santri yang dijadwalkan melakukan rapid tes antigen gratis masing-masing santri pondok pesantren Lirboyo sebanyak 50 orang, santri pondok pesantren Nurul Jadi Paiton sebanyak 70 orang, santri pondok pesantren Amanatul Ummah sebanyak 5 orang, dan santri pondok pesantren Sidogiri sebanyak 296 orang.

“Bagi santri yang hendak memanfaatkan rapid tes antigen gratis tersebut hanya menunjukkan kartu santri, kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili di Pamekasan dan hendak melaksanakan perjalanan ke pondok pesantren. Sehingga diharapkan semua santri yang mau kembali ke pondok pesantren asalnya bisa terkordinir,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Pamekasan, Halifaturrahman mengungkapkan, kegiatan rapid tes antigen gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap santri sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful