Kemacetan Nataru di Kota Batu Dikeluhkan Banyak Pihak

oleh -131 views
Kemacetan di Jalan Patimura, Kota Batu, Jawa Timur.

KOTA BATU, Minggu (29/12/2019) suaraindonesia-news.com – Kemacetan arus lalu lintas di kawasan kota Batu, Jawa Timur di saat libur natal, tahun baru (Nataru) 2020, dan liburan sekolah dikeluhkan banyak pihak, bukan hanya wisatawan, warga Batu saja tetapi juga pengelola hotel.

General Manager Hotel Aston Inn kota Batu Didik Rocki Wahyono mengatakan, libur panjang, natal, tahun baru dan liburan sekolah sekarang ini kemacetan di kota Batu luar biasa.

Karanglo Singosari ke kota Batu yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam tetapi pada saat nataru dan liburan sekolah sekarang ini bisa sampai 2 hingga 4 jam bahkan 5 jam. Ini adalah kemacetan yang parah.

“Tamu kita ini kadang turun exit tol dari Karanglo Singosari ke Batu tahunya jalan besar saja, melalui google maps aja, mereka mengalami kemacetan ber jam-jam. ini saya kira bukan hanya tamu kita saja yang mengalami kesulitan itu tetapi juga warga kota Batu sendiri,” Kata Didik Rocki Wahyono. Minggu (29/12).

Menurutnya, Pemerintah sekarang ini bukan hanya fokus pada pencapaian 6 juta jumlah kunjungan wisatawan tetapi sekarang ini harus memikirkan dan memecahkan kemacetan yang terjadi saat libur panjang.

“Pemkot Batu sekarang ini saya lihat belum siap menerima kunjungan wisatawan baik ditinjau dari segi lalu lintasnya, maupun sisi lainnya,” jelasnya.

Kemacetan yang terjadi sekarang ini dirinya juga banyak menerima keluhan dari para pengunjung hotel bahkan ada diantara mereka yang membatalkan pemesanan kamar hotel karena alasan kemacetan.

“Bagi kami tidak masalah pemesanan kamar hotel dicancel, toh sekarang ini akupansi hotel disini, mulai beberapa hari lalu hingga 5 Januari 2020 sudah terisi penuh, 100 persen,” jelasnya.

Maria Ulfa salah satu wisatawan asal Surabaya mengaku ke kota Batu akan mengunjungi dua tempat wisata di kota Batu karena terjebak kemacetan mulai dari karanglo Singosari akhirnya hanya bisa mengunjungi satu tempat wisata.

“Saya bersama keluarga ke Batu yang rencananya ingin mengunjungi dua tempat wisata, akhirnya batal, karena datang tidak sesuai rencana, terjebak kemacetan ber jam-jam. saya hanya bisa mengunjungi satu tempat wisata. Ini nanti pulangnya juga repot. macetnya parah,” Ungkap Ulfa.

Menyikapi keluhan Masyarakat terkait Kemacetan arus lalu lintas di Wilayah Kota Batu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan dengan dibukanya tol Malang Pandaan volome kendaraan meningkat drastis sering terjadi penumpukan kendaraan terutama pada saat hari libur.

“Untuk mengurai kemacetan, kami akan memperbaiki jalan dan membangun jalan tembus. Pembangunan jalan tembus itu akan direalisasikan pada tahun 2020, yaitu Jalan Tembus antara Sisir dan Temas,” tutur Alfi.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *