Keluh Kesah Sang Aktivis Perempuan dan Anak

oleh -169 views
Kornas TRC PPA, Jenny Claudya Lumowa/Bunda Naumi

SURABAYA, Sabtu (21/8/2021) suaraindonesia-news.com – Jenny Claudya Lumowa sosok perempuan yang tidak pernah lelah untuk selalu memperjuangkan hak perempuan dan anak Indonesia menceritakan keluh kesahnya ke suaraindonesia-news.com.

Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) ini mengaku, bahwa beberapa waktu silam ia sangat galau karena tidak memiliki apa-apa dan sedang jatuh sakit sehingga kesulitan untuk memberi makan 75 anak asuhnya di Pasar Minggu.

“Karena kondisi saya yang terpuruk saat itu, hingga saya memberanikan diri sms bapak Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, tanpa basa basi Kapolri menjawab di sela kesibukan beliau langsung meminta rekening dan langsung mengirimkan sejumlah uang,” katanya menceritakan.

Lanjut wanita yang akrab disapa Bunda Naumi ini menceritakan, sebelumnya ia sempat meminta bantuan teman-temannya, namun ada yang memberi ada juga yang hanya memberi harapan palsu (PHP).

“Yang sangat menyedihkan adalah teman baik dari dulu yang saat ini sedang menjabat sebagai pemimpin di wilayah tidak pernah menjawab sms dan telpon, miris saat itu ingin rasanya menangis tapi Tuhan tidak tidur. Bapak Kapolri yang baik yang tau betul arti berbagi dan siapa yang harus dibagi, saya gemetar menerima bantuan bapak Kapolri,” terang Bunda Naumi, terharu.

Untuk itu, wanita kelahiran Surabaya ini mengucapkan terima kasih kepada Kapolri atas kepeduliannya untuk sesama, terutama untuk anak Indonesia yang sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.

“Semoga Kapolri dipanjangkan umurnya, disehatkan, ditinggikan derajatnya, saya tidak pernah sebutkan jumlah yang beliau berikan, yang pasti anak-anak asuh saya tidak lapar dan obat bulanan saya tetap bisa saya beli,” pungkas Bunda Naumi.

Reporter : Sdr
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *