Kejari Kembangkan Dugaan Penyalagunaan Dana ‘Lumajang Mbiyen’

oleh -109 views
Suasana di kantor kejaksaan negeri Lumajang.

LUMAJANG, Jumat (14/2/2020) suaraindonesia-news.com – Hasil konfirmasi awak media dengan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang, Lilik D Prasetio, setelah memeriksa dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, kemarin sore, ini beberapa point’ yang dapat disampaikan.

Yang pertama menurut Kasi Pidsus, bahwa event “Lumajang Mbiyen” yang dilaksanakan pada tanggal 27-29 September 2019 di Pabrik Teh Kertowono PTPN XI, Kecamatan Gucialit, itu di dukung oleh tiga bidang pada Disparbud Kabupaten Lumajang.

“Yang pertama kegiatan promosi potensi wisata senilai Rp. 200 juta, kedua bidang ekonomi kreatif senilai Rp. 200 juta,” ungkapnya.

Selain itu, kata Lilik, kegiatan yang ketiga adalah bidang kebudayaan yaitu kegiatan pelestarian, pembinaan, pengembangan, dan seni budaya dengan bentuk panggung dan pertunjukan seni budaya senilai Rp. 92.075 ribu.

“Namun pada tanggal 19 September 2019 lalu, sempat dilakukan tender tapi gagal, dikarenakan waktunya ngga nutut, jadi prosesnya gagal,” jelasnya.

Karena event “Lumajang Mbiyen” sudah diketahui banyak kalayak ramai, masyarakat umum, maka kata Lilik, pihak Disparbud tetap melaksanakan kegiatan tersebut dengan menggunakan anggaran dari salah satu bidang, yaitu bidang kebudayaan sebesar Rp. 92.075 ribu.

“Dan dengan melihat kekurangan, pihak Disparbud menutupi kekurangannya dengan mencari bantuan dari sponsor,” paparnya.

Sehingga pada bidang pemasaran, kegiatan pengembangan promosi dan jaringan kerjasama pariwisata dengan bentuk kegiatan promosi potensi wisata senilai Rp. 200 juta, yang digunakan untuk kegiatan pameran Inspiring Lumajang, pameran potensi wisata dan UKM pada tanggal 15-16 Nopember 2019.

“Sedangkan dari bidang Ekonomi Kreatif senilai Rp. 200 juta digunakan untuk kegiatan Ekonomi Kreatif Challenge pada tanggal 14-15 Desember 2019 lalu,” terangnya lagi.

Kedua PPK yang sudah dipanggil Kejari adalah saudara Agni dan saudari Wiwin, dari Disparbud Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Bupati LSM LIRA Kabupaten Lumajang, Angga Dhatu Nagara, kepada media ini mengatakan kalau pihaknya akan memonitoring segala perkembangan persoalan tersebut hingga tuntas.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *