Kecamatan Rubaru Masuk Lima Besar Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi 2019

oleh
Penyambutan Kepala biro administrasi kepemerintahan otonomi daerah Provinsi Jawa timur yang di wakili oleh Dwi Mardiana, S. STP. M. Si di balai Kecamatan Rubaru, Kamis (12/12/2019).

SUMENEP, Jumat (13/12/2019) suaraindonesia-news.com – Salah satu Kecamatan di Kabupaten Sumenep yang masuk 5 besar dalam Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Provinsi Jawa Timur 2019, adalah Kecamatan Rubaru, Tim penilai dari Provinsi Jawa Timur sampai Kecamatan Rubaru, Kamis (12/12) sekira pukul 11.00 Wib.

Kunjungan lapangan oleh Tim Penilai Sinergitas Kinerja Tahap III dari Provinsi Jawa Timur ke Kecamatan Rubaru di hadiri oleh Sekretaris daerah Kabupaten Semenep, Ir Edy Rasiyadi, M. Si, kepala biro administrasi kepemerintahan otonomi daerah Provinsi Jawa Timur yang di wakili oleh Dwi Mardiana, Drs Heru Harianto, M.Pd dari Dinas Pendidikan Jatim, Rudy Hartono, SH. MH, dari biro Hukum, Achmad Faizin dari peneliti, sebagai tim penilai pelayanan publik, dan dari Dinas Kesehatan, Diah, Forpimka dan Camat se Kabupaten Sumenep.

Kepala biro administrasi kepemerintahan otonomi daerah Provinsi Jawa Timur yang di wakili oleh Dwi Mardiana, S. STP. M. Si. Menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan dilakukan setiap tahun, dalam rangka mengoptimalkan peran Kecamatan dalam tatanan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Yang semakin dinamis dengan keberadaan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Kegiatan Sinergitas Kinerja Kecamatan ini merupakan sarana mengukur kinerja seorang Camat setiap tahunnya. Serta menstimulasi munculnya kreativitas dan inovasi seorang Camat dalam menyelesaikan tugas-tugasnya secara efektif dan efisien,” jelasnya.

Lanjut Dwi, 5 besar Tidak mudah Camat Kecamatan Rubaru masuk pada perlombaan ini, karena hal tersebut membutuhkan proses yang panjang, masing masing kecamatan di Jawa Timur harus melewati 2 tahap penilaian.

“Tahap pertama adalah pengajuan administrasi yang diisi oleh camat setempat serta mengisi berbagai kelengkapannya. Jika dinyatakan lolos maka akan berlanjut ke penilaian tahap dua, yakni pemaparan mengenai berbagai kebijakan dan inovasi yang telah dilakukan camat, seperti yang diajukan dalam kelengkapan administrasi tersebut,” paparnya.

Dan apabila ini dinyatakan lolos maka tim melakukan penilaian tahap III.

“Yakni tinjau lapangan, untuk memastikan apakah kondisi di wilayah setempat ataupun berbagai inovasi yang di paparkan sesuai dengan dilapangan,” ungkapnya.

Sekda Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi menyampaikan, selamat datang kepada semua tim penilai dengan adanya kunjungan merupakan suatu kehormatan bagi kami dan semoga pada nantinya akan menghasilkan hal positif dalam mengembangkan pelayanan di Kecamatan pada khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Pelayanan di kecamatan yang ada di Sumenep tahun 2014 program Paten meraih 33 inovasi pelayanan publik dan Kecamatan Rubaru mempunyai inovasi Sareh Bu Rosmala Maoss Sapora,” jelas Edy.

Lanjut Edy, arti dari Bahasa Madura Sareh Bu Rosmala Maoss Saporah adalah “Cari yang namanya Bu Rosmala minta maaf” yang terdiri dari inovasi yang di orbitkan adalah Salember pon lastareh yang artinya Satu lembar sudah selesai, Rabu sampek Roma lastareh yang artinya Datang sampai dirumah selesai dan sarana paten online Rubaru atau Sapora.

“Selamat kepada kepemimpinan Camat Arif sebagai Camat Kecamatan Rubaru yang banyak menciptakan inovasi dan sudah banyak inovasi lain seperti dalam rangka Bupati award dan Camat teladan yang sudah di raih oleh Camat Arif,” tutupnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *