Jakarta, Jumat 30/9/2016 (suaraindonesia-news.com) – Perempatan dekat kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Jumat siang, (30/9), mengejutkan para pengendara lantaran menampilkan adegan dewasa di sebuah videotron.
Videotron merupakan bentuk dari reklame digital, yang menampilkan visual gambar dinamis, artinya tidak seperti papan reklame yang menampilkan gambar diam.
Seorang saksi menyebut tayangan itu berlangsung sekitar 5 menit lebih.
“Cukup lama, ada 5 menitan kali,” kata seorang saksi, Samsul Hidayat di lokasi, Jumat (30/9/2016).
Samsul merupakan pedagang ketoprak yang mangkal di dekat lokasi tersebut. Dia mengetahuinya setelah shalat Jumat.
“Tadi habis Jumatan. Cuma tahunya orang-orang sudah pada ramai, pada ngeliatin di jalan. Itu kan yang lewat-lewat pada berhenti, jadi sempat bikin macet,” kata Samsul.
Kehebohan tersebut kini telah menjalar ke luar negeri karena sejumlah outlet berita online asing turut melaporkan peristiwa yang terjadi pada Jumat (30/10/2016) siang itu.
Gizmodo menurunkan berita berjudul “Billboard Elektronik Memutar Pornografi Saat Macet”, diikuti penanda berbunyi NSFW (not safe for work, karena mengandung muatan dewasa).
“Sekitar pukul 1 siang hari ini di Jakarta, para pengguna jalanan tiba-tiba disuguhi tayangan adegan dewasa di layar lebar. Sayangnya, polisi kemudian menyetop tayangan setelah berlangsung lebih kurang lima menit,” tulis Gizmodo setengah bercanda.
Mashable menulis laporan serupa sambil menyematkan sejumlah komentar berbahasa Inggris dari netizen Indonesia mengenai kasus tersebut.
Media luar negeri lain yang ikut memberitakan penayangan video porno di videotron itu termasuk BBC.
Sementara PT Transito Adiman Jati selaku pengelola videotron yang bersangkutan telah meminta maaf dan meminta pihak berwajib menyelidiki kejadian yang menurut Transito disebabkan oleh tindak peretasan itu.(Zaini)












