PAMEKASAN, Kamis (13/08) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan K.H. Kholilurrahman bersama Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., memimpin rapat persiapan penutupan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD di Ruang Rapat Pringgitan Dalam, Pendopo Bupati Pamekasan, Kamis (13/8/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, Kasdim Mayor Arm Junaidi, Dansubdenpom Kapten Cpm Sudirman, para Pasi Kodim, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pamekasan.
Dalam rapat tersebut, Dandim 0826/Pamekasan memaparkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan KBSB di wilayah Pamekasan telah rampung 100 persen.
“Untuk sasaran fisik sebanyak 128 titik. Meliputi pembangunan 5 jembatan, 13 sumur bor, 5 tempat ibadah, 3 sekolah, 100 rumah tidak layak huni dan jambanisasi, serta 2 panti asuhan,” ujar Letkol Agus.
Selain sasaran fisik, kegiatan KBSB juga mencakup berbagai sasaran nonfisik yang telah diselesaikan. Kegiatan tersebut meliputi operasi katarak terhadap 49 orang, donor darah sebanyak 250 kantong, khitan massal bagi 75 anak, bakti kesehatan untuk 100 orang, pembersihan lingkungan di 50 titik, penanaman 500 pohon trembesi, serta bantuan 14 kaki palsu dan 75 kursi roda.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan KBSB di Pamekasan sudah selesai. Kami berharap hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Agus.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta seluruh persiapan penutupan KBSB dilakukan secara maksimal. Ia juga berharap kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan kesenian dan budaya lokal.
“Saya ingin penutupan Karya Bakti di Pamekasan berlangsung meriah. Budaya Sapeh Sonok akan kita tampilkan agar Bapak Kasad mengetahui bahwa Pamekasan memiliki budaya Sapeh Sonok,” ujarnya.
Menurut Kholilurrahman, keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan KBSB menjadi bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Polri, dan seluruh OPD.
Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat sehingga penutupan KBSB tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan selesainya seluruh sasaran KBSB, pemerintah daerah berharap berbagai pembangunan fisik maupun kegiatan sosial yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pamekasan.












