Kapolres Tuban Tekankan Koordinasi Cegah Pungutan Liar

Reporter : Mustain

Tuban, 27/10/2016 (suaraindonesia-news.com) – Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, menekankan pentingnya koordinasi di lingkungan kami kepolisian dengan pemerintahan sehingga bisa menghindari terjadinya pungutan liar.

“Koordinasi yang harus diutamakan, karena melalui koordinasi tercipta saling kerja sama yang bisa memutus mata rantai terjadinya pungli,” ucapnya.

Pernyataan kapolres disampaikan saat dihubungi wartawan media ini setelah dari mengikuti pameran Acara yang bertajuk Forum Nasional Replikasi Inovasi Pelayanan Publik di Bandung.

Menurut Fadly Samad, melalui koordinasi yang baik antara internal satuan kerja maupun antar satuan kerja maka bisa terwujud satu tindakan dalam setiap pemberian pelayanan publik.

“Koordinasi membawa keterbukaan sehingga aparatur yang menangani suatu pelayanan bisa saling mengetahui setiap tahapan pelayanan dan bisa menghindari terjadinya pungli,” ucapnya.

Ditekankan, koordinasi juga membuat pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat semakin cepat diselesaikan sehingga kinerja aparatur pemerintah sebagai pelayan publik terwujud.

“Aparatur pemerintah harus sadar bahwa mereka adalah abdi negara dan pelayan masyarakat sehingga harus bisa memberikan pelayanan terbaik tanpa membebani,” katanya.

Terkait sikap tegas Presiden Joko Widodo terhadap praktek pungli, Kapolres Tuban sangat mendukungnya karena melalui ketegasan itu, seluruh pungutan liar yang memberatkan bisa dihilangkan.

“Kami sangat mendukung sikap tegas presiden dan seluruh Instansi Kepolisian menghindari praktek pungli,” ujarnya.

Menurutnya, apabila ada masyarakat yang melihat terjadinya pungli di wilayah Hukum Kami di Tuban jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan ke Polisi.

Dan apabila masyarakat merasa Tidak ada waktu untuk melapor ke kantor polisi kerena disebabkan oleh pekerjaan, Tuban mempunyai Aplikasi berbasis Android, laporan bisa melalui Sistem Siaga Bumi Wali (SIBI), Call Centre Polres Tuban, dan identitas pelapor akan kami jamin kerahasiannya dan sangat dilindungi.

“Kami akan awasi dan jika ditemukan terjadinya pungli maka aparatur yang terlibat diberikan sanksi sesuai tingkat kesalahan mengacu pada aturan dan ketentuan berlaku,” tukasnya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here