Kapal Pusling Bantuan Pemkab Sumenep Dinilai Mubazir

Reporter : Suraini

Sumenep, Kamis 22/09/3016 (suaraindonesia-news.com) –
Bantuan pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berupa kapal Puskesmas Keliling (Pusling) melalui Dinas Kesehatan tahun anggaran 2014 dinilai banyak kalangan hanya membuang-buang anggaran negara.

Pasalnya, sejak awal sampai sekarang kapal pusling belum pernah dioprasikan, padahal tujuannya sangat jelas untuk meningkatkan dan mempermudah pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat kepulauan di Kecamatan Sapeken.

Kordinator LSM Komunitas Peduli Kabupaten Sumenep (KPKS) untuk kepulauan Moh. Imran membenarkan kapal pusling bantuan Dinkes Kabupaten Sumenep senilai 220 juta rupiah tahun anggaran 2014 itu sampai saat ini belum pernah beroprasi, bagaimana tidak bodi fisik kapal tidak layak dibuat pasien.

“Kapal Pusling tidak sesuai dengan specknya dan jelas sangat berpotensi merugikan negara, karenanya hal ini harus diusut tuntas,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan anggota komisi IV DPRD Sumenep asal kepulauan dapil 7, Imran menyatakan kapal pusling memang tidak pernah dioprasikan, padahal sangat dibutuhkan oleh warga kepulauan.

“Saya sendiri menyaksikan saat Melakukan reses yang ke III di Kepulauan sapeken, pusling itu ada diatas galangan,” pungkasnya.

Sementara kepala UPT Puskesmas Imam Mudhari, membantah bahwa kapal pusling bantuan dinas kesehatan tahun 2014 itu tidak beroprasi.

“Kalau ada yang menyatakan tidak dioprasionalkan itu salah, sampai sekarang kapal pusling tetap jalan, silahkan lihat sendiri,” terangnya kepada suaraindonesia-news.com, saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here