DELI SERDANG, Rabu (30/10) suaraindonesia-news.com – Kampanye calon Bupati Deli Serdang nomor urut 02, Asri Ludin Tambunan, di Dusun IV, Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, menuai reaksi beragam. Dalam pertemuan dengan warga pada Senin (28/10/2024) di Lesehan Ndeso, Asri Ludin menyampaikan bahwa ia telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan jalan di daerah tersebut bisa dimulai pada awal November 2024.
Pernyataan ini justru memunculkan kritik dari sebagian warga yang memahami proses administrasi pemerintahan. Salah satu warga, Azis, menilai pernyataan Asri Ludin sebagai bentuk klaim berlebihan.
“Pak Asri Ludin Tambunan sudah mengundurkan diri dari posisi Kepala Dinas Kesehatan Deli Serdang, jadi tidak ada hubungannya dengan Dinas SDABMBK untuk menginstruksikan pengaspalan jalan. Ini bisa dianggap pembohongan publik, kecuali memang pejabat yang ada takut karena beliau keponakan mantan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan,” ujar Azis, warga Beringin, Rabu (30/10/2024).
Azis menjelaskan bahwa proyek pengaspalan jalan tidak dapat dilakukan secara mendadak dan memerlukan perencanaan serta penganggaran yang matang. Ia juga menambahkan bahwa jika memang pengaspalan jalan dilakukan sesuai pernyataan Asri Ludin, kemungkinan ada kepentingan politik dalam mendukung kampanye calon tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang, Janso Sipahutar, memberikan klarifikasi. Menurut Janso, seluruh kegiatan pembangunan jalan yang dilakukan tahun ini adalah bagian dari anggaran yang telah disusun sejak tahun sebelumnya.
“Penetapan lokasi pembangunan jalan sudah dilakukan pada tahun 2023, dan anggarannya ditetapkan di tahun 2024. Begitu pula, rencana tahun 2025 sudah dianggarkan tahun ini. Semua kegiatan harus sudah ada anggarannya, tidak bisa sembarangan dilakukan,” jelas Janso Sipahutar.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak termakan janji politik yang tidak sesuai dengan proses administrasi yang berlaku di pemerintahan.












