BeritaNewsPemerintahan

Kagumi Teknologi PT KRN, Komisi III DPRD Balikpapan Dorong PTMB Adopsi Teknologi Pengolahan Air Laut

78
×

Kagumi Teknologi PT KRN, Komisi III DPRD Balikpapan Dorong PTMB Adopsi Teknologi Pengolahan Air Laut

Sebarkan artikel ini
IMG 20260407 202419
Foto: Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri.

BALIKPAPAN, Selasa (7/4) suaraindonesia-news.com – Komisi III DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan ke kawasan industri Kariangau, Balikpapan Barat, untuk meninjau sistem pengolahan limbah dan penyediaan air bersih di PT Kutai Refinery Nusantara (KRN).

Kunjungan yang didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini membuahkan apresiasi tinggi terhadap inovasi teknologi yang diterapkan oleh perusahaan raksasa tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, mengaku terpukau dengan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki PT KRN. Ia juga melihat langsung bagaimana limbah yang awalnya kotor mampu disulap menjadi bahan baku bermanfaat dan energi terbarukan.

“Kami sangat kagum. Limbah yang tadinya kotor sekali bisa diolah menjadi batako hingga arang untuk bahan bakar. Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan teknologi untuk energi terbarukan,” ujar H. Yusri, seusai melaksanakan kunjungan.

Namun, poin utama yang menjadi sorotan adalah kemampuan PT KRN dalam mengubah air laut menjadi air tawar (desalinasi) dan air bersih.

Menurut Yusri, teknologi ini adalah solusi jitu bagi permasalahan krisis air bersih yang kerap menghantui warga Balikpapan seiring pesatnya pertumbuhan penduduk.

“PT KRN telah membuktikan bahwa teknologi bisa menjawab tantangan kebutuhan air bersih. Ini luar biasa dan harus menjadi referensi bagi Perumda Tirta Menuntung Balikpapan (PTMB) untuk mencukupi bahan baku air di kota kita,” tegasnya.

Melihat potensi besar tersebut, Komisi III berencana segera menjembatani transfer pengetahuan antara pihak swasta dan pemerintah. Dalam waktu dekat, DPRD akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil manajemen PT KRN, PTMB, dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami ingin PTMB belajar dari PT KRN. Di RDP nanti, kami harap manajemen PT KRN bisa berbagi ilmu dan pengetahuannya terkait pengolahan air laut ini. Balikpapan sudah menjadi kota maju, kebutuhan air bersih adalah prioritas mendesak yang tidak bisa ditunda lagi seiring bertambahnya penduduk,” tambah Yusri.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan layanan air bersih di Kota Beriman, dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya air laut melalui sentuhan teknologi modern.

Tinggalkan Balasan