Kado Ultah Bupati Faida ke-50, Jember Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pemeliharaan Irigasi

Bupati Jember, dr. Faida (berkerudung warna hitam) menunjukkan piagam penghargaan bersama para Bupati dan Walikota lainnya. (Foto : Humas Pemkab Jember)

PADANG, Rabu (19/9/2018) suaraindonesia-news.com – Pemkab Jember terpilih menjadi kabupaten terbaik penyelenggara Operasi dan Pemeliharaan Irigasi atau Sumber Daya Air (SDA) tahun 2017 tingkat nasional. Penghargaan ini diberikan kepada 10 yang terbaik kategori Kabupaten dan Kota di antaranya Kab. Cirebon, Kota Payakumbuh, Kab. Kulon Progo, Kab. Jember, Kab. Brebes, Kab. Pati, Kab. Kota Baru, Kab. Sinjai, Kab. Grobogan dan Kab. Lombok Barat.

Di samping itu juga ada 10 terbaik kategori Provinsi, di antaranya Provinsi Bali, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Jawa Barat, Gorontalo, Sumatera Utara, Selawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menerima langsung perhargaan itu pada Konsultasi Regional Operasi dan Pemeliharaan SDA Wilayah Barat tahun 2018 di Kota Padang Sumatera Barat, Selasa (18/9/2018) malam. Penghargaan ini pun menjadi kado bagi Bupati Faida yang sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 50 tahun jatuh pada 19 September 2018.

Menurut salah satu tim penilai, Bambang Heri Mulyono mengatakan ada 7 kriteria dalam penilaian penghargaan ini. Dia pun menguraikan tujuh kriteria tersebut, pertama adalah luas kewenangannya, semakin luas menangani irigasi akan semakin tinggi nilainya.

“Kedua, adalah Kepedulian Pemerintah Daerah, dimana poinnya pemda sudah membuat perda irigasi, membuat perencanaan pengelolaan irigasi, komisi irigasi dan sudah ada rencana strategi irigasi,” kata Bambang menguraikan.

Ketiga adalah penyediaan dana operasi dan pemeliharaan irigasi. Kemudian keempat, adalah index besarnya pertanaman total. Kelima, kondisi jaringan irigasi. Keenam, kinerja sistem irigasi. Dan, terakhir adalah ketersediaan tenaga operasi dan pemeliharaan irigasi.

“10 terbaik itu berdasarkan data yang dikumpulkan ke kami, setelah ini kami akan lakukan pengecekan dengan terjun langsung ke daerah masing-masing untuk mengakuratkan data yang telah dikumpulkan,” tambahnya.

Sementara, Bupati Faida usai menerima penghargaan menyatakan, kepedulian pemerintah daerah untuk operasi dan pemeliharaan irigasi telah dibuktikan dengan ditingkatkannya anggaran untuk operasi dan pemeliharaan sebesar 43 milyar di tahun 2017.

Dia juga menambahkan, pemeliharaan jaringan irigasi termasuk jaringan tersier merupakan komitmennya kepada warga Jember. Tidak semua daerah jaringan tersiernya mendapat perhatian dan penganggaran yang cukup. Tapi di Jember ini, kata dia, jaringan irigasi dan tersier sampai mendapat penganggaran yang cukup sebagai komitmen bahwa masyarakat Jember paling banyak adalah petani.

“Untuk menjaga kesejahteraan petani maka, jaringan irigasi harus dipelihara,” kata Bupati Faida.

Penghargaan sebagai pelaksana operasi dan pemeliharaan irigasi terbaik baru kali pertama diterima Jember di level kabupaten. Sebelumnya, Kabupaten Jember mendapat penghargaan di bidang yang sama Pengairan dan PU dalam kategori luasan irigasi.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here