Kadisdik Sumenep: Konsep Pendidikan Berbasis IT, Dapat Menangkal Faham Radikal

Bambang Irianto, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, saat ditemui di ruang kerjanya.

SUMENEP, Jumat (26/7) suaraindonesia-news.com – Konsep pendidikan berbasis IT dan berakhlakul karimah yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memiliki banyak manfaat. Salah satunya, upaya menangkal radikalisme terhadap peserta didik, hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bambang Irianto, saat ditemui di ruang kerjanya. Jumat (26/7).

Visi Disdik Sumenep yang berbasis IT, kemudian ditambah dengan peningkatan mutu pendidikan dan berakhlakul karimah, diyakini akan mampu menangkal masuknya paham radikalisme terhadap generasi penerus bangsa.

“Kami yakin, format digital school akan mengurangi ketergantungan penggunaan internet di sekolah, ini bagian dari cara kami mengantisipasi faham radikalisme,” terangnya.

Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman (DPRKP) dan Cipta Karya ini menambahkan, menangkal radikalisme sebetulnya tergantung bagaimana anak didik diberikan pemahaman oleh para guru yang ada di sekolah.

“Keyakinan kami, dengan format ini, akan mampu memberikan ruang kepada guru dan siswa memfilter diri dari pengaruh buruk dari luar,” sebutnya.

Kendati sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya faham radikalisme di Sumenep, waspada sejak dini dianggap lebih baik. Termasuk, manfaat lain dari program tersebut dapat membangun singkronisasi dengan semua pihak.

“Alhamdulillah, selama ini kami tidak menerima laporan faham radikal masuk sekolah, dengan format program yang kita lakukan diharapkan ada singkronisasi di setiap sekolah, saya fikir akan mudah terdeteksi kalau pun itu ada,” tandasnya.

Reporter : Halis
Editor : Amin
Publisher : Mariska


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here