Suara Indonesia-News.Com, Blangpidie_Aceh Barat Daya – Pasca guyuran hujan deras beberapa hari yang lalu, Jum’at (17/04/2015), luapan air sungai yang menghantam tanggul saluran induk irigasi lahan persawahan warga didesa Lhok Puntoi Kecamatan Manggeng aceh barat daya (abdya) Senin (20/2015).
Pantauan sejumlah awak media Saat dilokasi, saluran yang mengairi 12 desa tersebut hampir runtuh disebabkan tekanan air yang amat tajam, padahal untuk mengurangi erosi, berjarak sekitar 40 meter dari tanggul telah dibentengi dengan Bronjong namun tetap saja tidak sanggup menahan hantaman air sungai yang meluap deras hingga 340 H. Lahan persawahaan warga saat ini tidak teraliri. Akibat tertutup pintu aliran air.
Danramil Manggeng Sabaruddin, Sos saat dimintai tanggapan oleh sejumlah awak media cetak menjelaskan “sungai ini berbentuk leter U, ketika hujan deras dan airnya meluap maka hantamannya sangat kuat,ketika di tertuju kearah tanggul,
Namun solusinya tanah yang berada ditengah sungai harus dibuka dan “dibobolkan” sehingga tekanan aliran air sungai tidak langsung menghantam kearah tanggul. Juga Persolan tanah dilokasi tersebut, menurut keterangan warga setempat sudah diwakafkan oleh pemiliknya dan tinggal diproses saja. Ujarnya.
Disamping itu, Jasmin salah seorang Sekretaris Desa setempat kepada sejumlah wartawan mengatakan, apabila dalam tempo waktu satu minggu kedepan persoalan ini belum tertangani maka imbasnya kepada para petani, “kami mengharapkan dinas terkait segera mengantisifasi fenomena ini dengan cara menurunkan Beco.secepat mungkin”. Ujarnya.
Sementara itu Kepala dinas Pertanian dan Pertenakan (abdya) Maswandi SP Mpd saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media diruang kerjanya Mengatakan, untuk sementara kita dari pihak dinas membantu seikhlasnya untuk rehap dan lanjutanya langsung ditangani oleh dinas PU.
Ia Menambahkan saluran irigasi yang terkunci alias tutup akibat hantaman banjir, kita rehap lantainya dulu dikarenakan, sudah sangat amburadul sehingga terjadi kendala air untuk mengalir melalui saluran tersebut penahan saluran(tanah) perlahan mulai longsor dan Alhamdulillah untuk memperbaiki lantai dasar saluran tersebut akan teratasi dalam waktu dekat ini ungkap Kadis
Lanjutnya peninjauan kelapangan,yang di lakukan ini jelas-jelas bertujuan ,untuk mengcros cek lahan warga yang diduga tidak teraliri air akibat bencana banjir dan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Abdya Maswadi, SP. Mpd bersama rombongan, Danramil Manggeng anjir Sabaruddin,S.Sos bersama Anggota, Sekretaris Desa setempat Jasmin, Penjaga Pintu Air Nasmidar, Ketua Kelompok Seuneulop Zuardi serta para warga petani lainnya (N).
