Dengan Dalih Susu Tante, Kades Sumber Jambe Potong PSKS 100.000/Orang

oleh -101 views
Suasana Pencairan Dana PSKS, Tampak Staf Desa Yang Memotong Uang PSKS Dari Warga Lalu Dimasukkan Dalam Kardus Yang Telah Di Sediakan

Suara Indonesia-News.Com, Jember-Sebuah hal yang biasa terjadi setiap kali ada Pencairan Dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) selalu timbul masalah, mulai dari tidak tepatnya sasaran hingga adanya pemotongan pada setiap penerima yang besaran potongan bervariasi, dengan alasan pemerataan maupun dengan dalih Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan (SUSU TANTE).

Pengurangan besaran penerimaan PSKS dari yang seharusnya diterima bulan ini (April 2015,red) sebesar Rp 600.000,-per orang, maka di Desa Sumber Jambe perorang hanya menerima Rp 500.000,-lalu kemana sisanya yang Rp 100.000,- ?……. Usut-punya usut ternyata ditaruh di kotak amal sumbangan, yang telah ¬†disediakan oleh pihak Desa, dimana setiap penerima yang keluar dari pintu mereka memasukkan uangnya sebesar Rp 100.000. sebelumnya mereka didata dan di catat serta disuruh tanda tangan atau cap jempol/jari bagi yang tidak bisa tanda tangan.

Kepala Desa Sumberjambe, Muzakki rupanya cukup sigap melihat kedatangan Wartawan, akhirnya Muzakki mencoba memberikan penjelasan melalui pengeras suara, bahwa di Desa Sumber Jambe PSKS tidak ada pemotongan, mereka menyumbang tanpa paksaan dengan tujuan hasil dari sumbangan akan diberikan kepada yang tidak menerima dan layak untuk menerima dan ini disampaikan oleh Muzakki berulang-ulang dihadapan warga dan wartawan, serta LSM yang sengaja datang ke lokasi untuk memantau pelaksanaan pencairan PSKS.

Beberapa wartawan mencoba menelusuri dan mencari kebenaran informasi perihal sumbangan, dari hasil penelusuran ditemukan bahwa jauh-jauh hari sebelum pencairan dana PSKS ternyata Kepala Desa telah turun langsung ke warga, dan mengadakan rapat perdusun, yang intinya mereka para penerima dana PSKS diminta menyumbangkan uangnya dengan dalih untuk mereka yang tidak dapat, sesuai dengan pengakuannya dihadapan para wartawan. saat Kades dimintai keterangannya dalam soal munculnya Sumbangan yang waktunya dibarengkan dengan saat pencairan dana PSKS.

Muzakki, dalam pengakuannya mengatakan bahwa saya memang turun dan mengadakan rapat perdusun dan meminta agar bersedia menyumbang seikhlasnyanya untuk mereka yang tidak dapat dana PSKS, namun beberapa sumber dilapangan mengatakan bahwa pak kades Muzakki meminta Sumbangan Rp 100.000,- untuk yang tidak mendapatkan.

“Kalau tidak nyumbang nanti takut tidak diberi lagi oleh pak Kades Mas,” Kata nara sumber sambil mempercepat langkahnya dan meminta agar tidak mempublikasikan namanya di media ini.

Muzakki, Kepala Desa Sumber Jambe
Muzakki, Kepala Desa Sumber Jambe

Aneh memang dan sangat piawai Kades Sumber Jambe dengan membalut potongan dengan dikemas Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan alias Susu Tante, kalau sumbangan mengapa nominalnya ditentukan?… lalu mengapa mereka harus disuruh tanda tangan? dan ditunggui oleh petugas (Kaur Pem Hariyono?) mengapa tidak dipasang tulisan silahkan menyumbang ala kadarnya tanpa pakasaan dilokasi tersebut, lalu kalau hasil sumbangan untuk atau akan dibagi kepada yang tidak mendapatkan namun layak, lalu berapa yang tidak mendapatkan, benarkan hasil sumbangan akan diberikan kepada yang tidak menerima ? lalu kapan ? siapa tim yang akan melakukan pengawalan pemantaunya ? akankan saldo sumbangan akan berada pada posisi Nol ? kapan dan tentunya harus jelas dan ada berita acaranya, semua ini tentunya bisa dijawab dihadapan petugas yang berwenang karena para wartawan dan LSM kemaren pada saat pencairan Senin (27/4) sepakat akan melaporkan ke Kejaksaan.

Diketahui, penerima dana PSKS untuk desa Sumber jambe sebanyak kurang lebih 956 orang (menurut Kades) dan jika dikalikan dengan Rp 100.000,- maka akan terkumpul uamh sebesar Rp 95.600.000,- sungguh menggiurkan dan butuh pengawalan dalam pendistribusiannya kepada yang tidak mendapatkan.

Sekcam Kecamatan Sumber Jambe saat di konfirmasi oleh wartawan di Desa Pringgondani,bahwa tidak dibenarkan apapun alasan atau kebijakan apapun untuk memotong atau meminta administrasi kepada penerima PSKS berapapun besarnya dan sudah kami sampaikan kepada kade sekecamatan Sumber Jambe, sementara Camat Sumber Jambe Herlan Suparto, Ssos saat itu sedang tidak berada ditempat.(herudin/dik/FWLM)’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *