Kader PDIP NTT, Dolvianus Kolo Nyatakan Menolak Tunduk Pada SK DPP PDIP, Ini Alasannya

oleh -16 views
Wakil Sekretaris DPD PDIP NTT,Dolvianus Kolo, S. Pd.

NTT, Minggu (17/12/2017) suaraindonesia-news.com – Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Dolvianus Kolo, S. Pd, Menyatakan sikap tegasnya untuk tidak akan tunduk dan taat pada Surat Keputusan (SK) DPP PDI Perjuangan terkait dengan penetapan Calon Gubernur NTT Non Kader dalam perhelatan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT kali ini.

Anggota Fraksi PDIP DPRD NTT ini lebih memilih untuk sportif menyatakan sikap tegasnya untuk menolak SK dari DPP PDIP ketimbang berpura-pura loyal terhadap atasan partai.

Dolvianus Kolo ketika dimintai komentarnya melalui telpon seluler, Minggu (17/12/2017) mengatakan dengan tegas bahwa sebagai kader partai wajib hukumnya untuk tunduk pada kebijakan dan amanat DPP namun apabila dalam proses penetapan Cagub NTT dari PDI dalam menghadapi Kontestasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (2018/2023) yang ditetapkan bukan kader partai PDIP maka dirinya Nyatakan sikap tegas untuk menolak amanat SK DPP tersebut apapun resikonya.

“Partai ini lagi semangat -semangatnya menggelar kaderisasi tapi kenapa dalam hajatan demokrasi seperti ini bukan kader yang disodorkan, ini bentuk pengangkangan terhadap partai kader sehibgga saya tegas menolak untuk tunduk pada SK DPP jika Cagub non kader PDIP yang ditetapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Mantan ketua GMNI cabang Kupang ini menambahkan, “NTT ini adalah basis PDIP sehingga apabila bukan kader yang ditetapkan maka pasti ada penolakan besar-besaran dari rakyat,” Imbuhnya.

Langkah berani yang diambil Putra Timor Tengah Utara ini untuk menolak wacana penetapan Cagub non kader ini diibaratkan seperti fenomena gunung es yang terjadi dimana Satu yang muncul sementara ribuan konstituen masih berada dibawah permukaan laut.

Anggota DPRD NTT ini kembali mengingatkan bahwa PDIP merupakan partai incumben di NTT sehingga apabila bukan kader sendiri yang disodorkan maka pasti akan menuai kekalahan besar.

“PDIP ini adalah partai incumben yang sudah berkuasa selama 15 tahun di NTT masa PDIP tidak utamakan kader? Ini keputusan konyol,” pungkasnya.

Untuk diketahui pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT dari PDIP telah diputuskan jumat, (14/12) malam di Jakarta Pusat dan rencananya akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekrno Putri pagi ini minggu, (17/12) pagi pikul 09.00 WIB.

Adapun informasi yang beredar bahwa keputusan DPP sudah final dan tidak dirubah lagi dan bukan anak kandung alias (kader partai) yang di tetapkan namun anak angkat (bukan kader) yang ditetapkan yakni pasangan Cagub/Cawagub Marianus Sae – Emilia Nomleni.

Reporter: Yoko

Editor: Amin

3 thoughts on “Kader PDIP NTT, Dolvianus Kolo Nyatakan Menolak Tunduk Pada SK DPP PDIP, Ini Alasannya

  1. Yaa kita maunya kader tapi kader tidak bisa pastikan partai pendukung utk ikut pulgub ini… Tetap semangat dan belajar lbh cerdas lagi dalam berpolitik… NTT harus tetap merah… PDIP.. Merdeka..!!

  2. Saya sudah dahulu menolak keputusan DPP Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia. Saya adalah kader partai ini melalui pendidikan partai, duduk sebangku dengan Ray Fernandez dan Herman Heri. Ketika saya maju sebagai calon DPR RI tahun 2008, oleh DPP PDIP nama saya ditempatkan di Dapil Papua No urut 11. Saya kemudian menulis surat kepada Ketua Umum, mengumumkan melalui media cetak bahwa saya menolak keputusan itu. Saya menyatakan keluar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Saya ikut membesarkan partai ini, ikut memoejuangan Megawati menjadi Wakil Presiden, kemudian menjadi Presiden dengan biaya saya sendiri. Apakah ada kader partai dapat melakukan tindakan seperti saya????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *