Kabupaten Pati Raih Peringkat Dua Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting Jawa Tengah - Suara Indonesia
BeritaPemerintahan

Kabupaten Pati Raih Peringkat Dua Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting Jawa Tengah

Avatar of admin
×

Kabupaten Pati Raih Peringkat Dua Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
IMG 20251219 212226
Foto: Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, serahkan Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting kepada Kabupaten Pati.

SEMARANG, Jumat (19/12) suaraindonesia-news.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meraih peringkat kedua dalam Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Gubernuran, Semarang, Jumat (19/12/2025).

Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Pati.

“Alhamdulillah, Kabupaten Pati mendapatkan Penghargaan Konvergensi Penurunan Stunting peringkat kedua se-Jawa Tengah. Terima kasih atas peran seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Pati, sehingga capaian ini dapat diraih,” ujar Risma Ardhi Chandra.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan konvergensi lintas sektor. Ke depan, Pemkab Pati berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program penanganan stunting, terutama melalui penguatan peran keluarga dan perempuan, guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka waktu lama, terutama pada masa awal kehidupan.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, angka stunting di Kabupaten Pati tercatat sebesar 18,5 persen. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan, di mana pada tahun 2024, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Pati menurun menjadi 16,5 persen.

Capaian ini sekaligus mencerminkan keberlanjutan upaya Pemerintah Kabupaten Pati dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok ibu dan anak.