Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiPemerintahanRegional

Kabupaten Blora Dorong Pengembangan Pertanian Organik Menuju Lumbung Pangan Jawa Tengah

Avatar of admin
×

Kabupaten Blora Dorong Pengembangan Pertanian Organik Menuju Lumbung Pangan Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
IMG 20250716 125314
Foto: Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dengan Ketua PCNU Blora HM. Fatah, M.Ed, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghofar Rozin.

BLORA, Rabu (16/7) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora menjalin kerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora untuk pengembangan pertanian organik di wilayah setempat. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Gedung PWNU Jawa Tengah oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, bersama Ketua PCNU Blora, HM. Fatah, M.Ed.

Acara tersebut disaksikan jajaran PWNU Jawa Tengah, kepala dinas, camat, serta Ketua MWCNU dari seluruh kecamatan di Blora.

Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa Blora memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Kabupaten Blora tercatat sebagai penghasil padi terbesar keenam di Jawa Tengah dan penghasil jagung terbesar kedua setelah Grobogan. Selain itu, Blora juga dikenal sebagai sentra peternakan sapi.

“Dengan potensi yang ada, kami ingin bersinergi dengan NU agar setiap kecamatan memiliki demplot percontohan pertanian organik. Harapannya, kerja sama ini dapat mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bupati menekankan, langkah konkret perlu segera dilakukan dengan pendataan desa yang siap menjadi lokasi percontohan. Ia berharap para camat dapat berkoordinasi dengan kepala desa agar program ini cepat terlaksana.

“Kalau bisa, masa tanam berikutnya sudah dimulai. Minimal ada desa percontohan dulu. Setelah itu, pelatihan akan kita siapkan,” tambahnya.

Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghofar Rozin, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia berharap Blora bisa menjadi pelopor pengembangan pertanian organik yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini inisiatif baik yang harus kita dorong bersama. PWNU Jawa Tengah siap mendampingi agar program berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Senada, Ketua PCNU Blora, HM. Fatah, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kerja sama ini melalui lembaga pertanian yang ada di lingkungan NU.

“Kami siap mendukung program ini dengan maksimal. Semoga Blora dapat menjadi kabupaten pelopor pertanian organik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, turut menyatakan dukungan. Ia optimistis kerja sama antara Pemkab Blora dan NU akan mampu memperkuat pengembangan pertanian organik di Jawa Tengah.

“Kami siap mendampingi petani organik di Blora. Mudah-mudahan cita-cita menjadikan Blora sebagai kabupaten organik dapat segera tercapai,” harapnya.

Program pengembangan pertanian organik ini diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi pada pengentasan kemiskinan, peningkatan gizi, dan pertumbuhan ekonomi daerah.