JJ Royal Di Grebek Polisi, Ratusan Botol Miras Import Disita

Suara Indonesia.News.Com,Probolinggo – Tempat hiburan malam JJ. Royal yang berlokasi dijalan Dokter Sutomo Kota Probolinggo, yang sekarang diganti menjadi JJ. Star, Sabtu malam (4/4/15) sekira jam 23.00 di grebek Petugas Sat Resnarkoba Polres probolinggo Kota.

Dalam penggrebekan tersebut ratusan botol miras import berbagai merk disita oleh petugas Sat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota dari JJ Star.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Iwan Setyawan kepada sejumlah wartawan saat Pres Rillies diruang Rupatama Mapolres, Senin (6/4/15) mengatakan, Petugas Sat Resnarkoba melakukan penggrebekan di JJ. Star atas pengembangan hasil lidik adanya penjualan miras tanpa ijin di JJ. Star.

Hasil temuan Petugas Sat Resnarkoba bahwa JJ. Star menjual miras tanpa dilengkapi dengan SIUP MB (Surat Ijin Usaha Peredaran Minuman ber-alkohol/MIHOL), namun hanya dilengkapi dengan SITU MB (Surat Ijin Tempat Usaha Mihol) yang dikeluarkan oleh Perijinan Pemkot Probolinggo. Selain itu didalam JJ. Star juga ditemukan adanya minuman yang sudah kadaluwarsa. Dengan adanya temuan tersebut kami akan menghubungi BP POM dan Dinas Perijinan Pemkot Probolinggo, kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres AKBP. Iwan Setyawan mengatakan, atas kasus even streaptease yang pernah lakukan di JJ. Royal pada beberapa bulan lalu.p, JJ. Royal Cafe diprotes dan disomasi DR Management JJ. Royal Jakarta. Pasalnya JJ.Royal Kota Probolinggo tanpa hak telah menggunakan nama JJ.Royal Jakarta. Somasi yang dilakukan managemant JJ. Royal Jakarta karena adanya pemberitaan kasus even Streaptease di Media massa, sehingga mencemarkan nama baik management JJ. Royal Jakarta, terang Kapolres.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Iwan Setyawan dalam penjelasannya mengatakan, terkait dengan penggrebegan yang dilakukan Petugas Sat Resnarkoba di JJ Star pada Sabtu malam Minggu lalu sedikitnya 2090 (dua ratus sembilan) botol miras import berbagai merk disita oleh petugas dijadikan sebagai barang bukti (BB). Sebagai upaya hukum adalah, jerat hukum PERPRES No. 74 Tahun 2013 tentang pengawasan dan edar minuman ber-alkohol (MIHOL), UU Pangan, UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen (Kadaluwarsa), serta UU Cukai, ungkap Kapolres AKBP. Iwan Setyawan, menjelaskan.

Atas kasus JJ. Royal (sekarang JJ. Star) Kapolres menyarankan agar Pemkot Probolinggo, dalam hal ini Dinas Perijinan mengevaluasi SITU MB yang telah diterbitkan, karena JJ. Star tidak memiliki SIUP MB. Agar Pemkot Probolinggo segera memanggil management JJ. Royal Kota Probolinggo menanyakan Legal Standing Hak Paten nama JJ Royal termasuk ijin Operasionalnya. Agar dipertegas ijin operasional JJ. Royal statusnya sebagai Cafe, Diskotik, Resto, dan atau Karaoke, sarannya menandaskan.

Selain itu Kapolres AKBP. Iwan Setyawan juga mengatakan dari saran tersebut Pemkot Probolinggo merekomendasikan, SITU MB JJ Royal (Jj. Star) dicabut agar tidak disalahgunakan untuk menjual MIHOL tanpa ijin. JJ Royal dilarang beroperasi karena tidak mempunyai dasar hukum terkait nama yang digunakan (tidak terdaftar secara hukum dan nama/logo tersebut telah diopatenkan oleh pihak JJ. Royal Jakarta, tandas Kapolres. (Singgih).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here