Jenis Bom Yang Meledak Di Rumah Ketua LPPNRI, Menunggu Hasil Olah TKP Tim Lab For Polda Jatim

oleh -38 Dilihat
Tim Laf BoR POlda Jatim Melakukan olah TKP dirumah H.Buchori Muslim yang dilempar bom

Probolinggo, Suara Indonesia-News.ComUntuk memastikan jenis bom yang diledakkan dirumah Ketua LPPNRI Kota Probolinggo H.Buchori Muslim pada Rabu (26/11) jam 02.00 dinihari pihak Kepolisian Polres Probolinggo Kota masih menunggu hasil Lab For Polda Jatim.

Kasat reskrim Polres Probolinggo Kota AKP. Damar Bastiar Amarapit ST di TKP, ketika dikonfirmasi awak media terkait jenis bom yang diledakkan dirumah H.Buchori Muslim yang mengakibatkan kerusakan cukup parah dirumah bagian depan, Kasat mengatakan, untuk mengetahui hasil pasti tentang jenis bahan peledak yang digunakan pelaku membuat bom sehingga mempunyai daya ledak yang cukup kuat tersebut, pihaknya minta bantuan Tim Lab For Polda Jatim untuk melakukan penyidikan olah TKP dirumah H.Buchori Muslim, ujar Kasat.

Rombongan Tim Lab For Polda Jatim datang ke TKP Rabu siang (26/11), sekitar jam 13.00. Tim yang terdiri dari 3 orang tersebut langsung melakukan olah TKP melakukan penelitian dengan mengumpulkan serpihan bom yang meledak untuk diteliti lebih lanjut bahan dan jenisnya, sehingga kalau sudah ditemukan akan diketahui berapa daya ledaknya, ungkap Kasat Reskrim.

Lebih lanjut Kasat AKP. Damar Bastiar Amarapit mengatakan, untuk mengetahui hasil pasti dari jenis bom yang dilempar kerumah H.Buchori Muslim tersebut, pihaknya masih menunggu perkembangan hasil Lafbor Polda Jatim. Dan hasilnya baru bisa dilaporkan paling cepat 1 (satu) minggu pasca ledakan. Untuk mengetahui siapa pelaku pelemparan bom, Kasat mengatakan masih melakukan pengembangan dan penyelidikan.

Sementara H. Buchori Muslim kepada para awak media mengatakan, harusnya pihak Kepolisian setempat harus meningkatkan Patroli keamanan serta waspada dan memantau kediamannya, karena bagaimanapun juga pihak Kepolisian mengetahui bahwa saya bersama dengan rekan-rekan LSM diantaranya LSM GEMPA sekarang ini baru giat-giatnya menyoroti kinerja para Pejabat di Pemkot Probolinggo dan melaporkan kasus-kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkot Probolinggo, ungkap H.Buchori Muslim.

Namun demikian, walaupun rumah saya dilempar bom, saya bersama dengan rekan LSM GEMPA tidak akan berhenti sampai disini dalam upaya perang melawan para koruptor. Dan dengan adanya insiden ini saya akan lebih semangat lagi dalam memantau para pengguna anggaran Negara dan melaporkannya ke Pihak Lembaga Hukum bila mana diketahui ada indikasi penyimpangan/korupsi. Ini semua kami lakukan demi untuk menyelamatkan uang Negara dari kerakusan para koruptor yang menghalalkan segala cara, ujar H. Buchori Muslim menandaskan. (Singgih)

Tinggalkan Balasan