ACEH TIMUR, Sabtu (30/07/2022) suaraindonesia-news.com – Kondisi jembatan gantung perbatasan Kabupaten Aceh Timur dengan Kabupaten Aceh Utara di Desa Meunasah Asan Kecamatan Madat dan Desa Geulumpang Umpung Unoe Kecamatan Tanah Jambo Aye tak layak dilintasi.
Warga setempat berharap, jembatan yang dibangun sejak tahun 1990 itu mendapatkan perhatian dari Pj Gubernur Aceh untuk membangun jembatan yang layak.
Pantauan media ini, jembatan gantung tersebut berkonstruksi besi dan berlantai papan dari kayu dengan panjang 70 meter dan lebar 180 cm, disisi kiri kanan telah dipasang penyangga dari kayu supaya tidak ambruk.
Keuchik Desa Mns Asan, Baktiar saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Aceh Utara.
Saat ini, kondisi sudah tidak layak lagi untuk lintasi. Pihaknya khawatir se waktu-waktu jembatan tersebut bisa ambruk.
“Sebenarnya jembatan terebut tidak layak lagi dilintasi oleh warga, karena sangat rawan, mengingat kondisi jembatan tersebut sudah tua,” ujar Baktiar.
Bahkan, kata Baktiar, warga secara swadaya memasang kayu penyangga supaya jembatan tidak roboh.
“Supaya Jembatan tidak roboh, warga secara swadaya memasang penyangga dari kayu di kedua sisi jembatan, sebab jembatan tersebut sangat vital karena banyak dilewati oleh masyarakat,” jelas nya.
Keuchik Baktiar, sangat berharap perhatian dan kepedulian dari Gubernur Aceh Mayjen TNI (Purn) Achmad Marzuki untuk membangun jembatan baru yang lebih layak dan bisa dilintasi kendaraan roda empat.
“Kita berharap kepedulian dan perhatian Pj Gubernur Aceh, untuk membangun jembatan baru yang lebih layak dan bisa dilintasi kendaraan roda 4,” harapnya.
Sebab, kata Baktiar, jembatan tersebut sangat vital dan strategis, di samping keperluan masyarakat sehari-hari untuk menuju usaha tambak juga keperluan mengangkut hasil perikanan.
Selain itu, dirinya juga mengutarakan ke khawatiran orang tua, karena jembatan tersebut setiap hari dilintasi anak-anak sekolah.
“Apalagi pernah kejadian siswa terjatuh ke sungai, untung dapat di selamatkan,” imbuhnya.
“Semua orang tua sangat khawatir, karena anak-anak mereka pulang pergi ke sekolah harus melawati jembatan tersebut, sementara kondisi jembatannya sangat rawan ambruk,” pungkasnya.
Reporter : Masri
Editor : Nurul Anam
Publisher : M Hendra E












