exodus
BeritaNewsSosial Budaya

Jelang Zikir Akbar di Masjid Baiturrahman, Aktivis Perempuan Aceh Imbau Semua Pihak Waspada

×

Jelang Zikir Akbar di Masjid Baiturrahman, Aktivis Perempuan Aceh Imbau Semua Pihak Waspada

Sebarkan artikel ini
IMG 20260814 193043
Foto: Aktivia perempuan Aceh, Syarifah Mahani Alaydrus.

ACEH TIMUR, Jumat (14/08) suaraindonesia-news.com – Menjelang peringatan perjanjian MoU Helsinki yang dirangkai dengan kegiatan Zikir Akbar di Banda Aceh, Aktivis Perempuan Aceh Syarifah Mahani Alaydrus mengimbau seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban agar rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan damai.

Syarifah menyampaikan harapan tersebut saat dalam perjalanan menuju Banda Aceh, Jumat (14/8/2026). Ia juga meminta seluruh pihak mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu keributan maupun gesekan selama kegiatan berlangsung.

“Saya berharap kegiatan memperingati MoU Helsinki dan Zikir Akbar esok hari berjalan sukses sepenuhnya. Namun kita juga harus waspada, jangan sampai ada penyusup yang berusaha memicu keributan, memecah belah, maupun menciptakan gesekan antara jamaah yang hadir dengan aparat keamanan yang bertugas,” ujar Syarifah Mahani.

Ia turut mendoakan agar seluruh masyarakat Aceh senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Menurutnya, berbagai aspirasi yang disampaikan ulama, organisasi masyarakat, aktivis, mahasiswa, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan perdebatan maupun perpecahan.

Terkait pengamanan kegiatan, Syarifah meminta aparat keamanan tetap bersikap netral serta mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia berharap pengamanan dilakukan sesuai amanah dan ketentuan yang berlaku.

“Saya yakin ada potensi pihak yang ingin memanfaatkan momen ini untuk menciptakan kegaduhan. Oleh karena itu, saya harap aparat benar-benar menjaga keamanan dan tidak terjadi bentrokan dengan jamaah. Mari kita pastikan dialog dan penyampaian aspirasi dari hati ke hati ini berjalan tertib dan sukses demi perdamaian Aceh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syarifah berharap momentum Zikir Akbar dapat menjadi sarana untuk mendorong pemenuhan hak-hak masyarakat Aceh sebagaimana mestinya.

Ia juga mengingatkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan nasib serta kesejahteraan masyarakat, bukan mengutamakan kepentingan pribadi maupun kelompok yang dinilai dapat merugikan negara.

“Semoga negeri kita senantiasa aman, damai, dan berkah dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.