Jelang Ramdhan, Harga Daging Di Malang Melambung

oleh -19 views

Reporter: Sayuti

Malang, suaraindonesia-news.com – Menjelang bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan di Kota Malang mulai merangkak naik. Pantauan di pasar tradisional di Kota Malang, beberapa komoditas yang naik antara lain daging sapi, daging ayam, gula pasir, juga telur. Sayur mayur juga ikut-ikutan naik.

Daging sapi kini bertengger di harga Rp 130.000 per Kg untuk kualitas paling baik, setelah sebelumnya masih berada di harga Rp 120.000. Kini harga daging sapi beragam kelas, berkisar di angka Rp 90.000 – Rp 130.000 per Kg.

Harga daging sapi di pasaran ini ‘melenceng’ dari keinginan Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi meminta ada pengendalian harga untuk daging sapi, bahkan sampai Rp 80.000 per Kg. Tetapi fakta di pasaran, harga sudah melambung sampai di kisaran Rp 130.000.

Sementara itu, daging ayam dalam beberapa hari terakhir naik Rp 3.000 dan menjadi Rp 30.000 per Kg.

“Harga daging ayam naik beberapa hari terakhir. Sebelumnya Rp 27.000, kini menjadi Rp 30.000,” ujar Eko Sulistyo, pedagang daging ayam di Pasar Oro-Oro Dowo, Rabu (1/5/2016).

Dari kelompok sembilan bahan pokok juga naik, seperti gula pasir. Gula pasir kini bertengger di harga Rp 16.000 per Kg, naik sekitar Rp 2.000 dari sebelumnya. Telur ayam juga nyaris setiap hari naik.

Pekan lalu, harga telur ayam masih di angka Rp 18.000, tetapi pekan ini sudah naik menjadi Rp 21.500 per Kg.

“Sayur mayur juga rata-rata naik. Kenaikan di kisaran Rp 1.000 – Rp 2.000,” imbuh Juwono, pedagang sayur.

Menurutnya kenaikan harga sayur mayur dikarenakan pasokan dari petani menipis, sehingga harga naik. Sayur mayur yang naik antara lain wortel, kentang, dan buncis. Sedangkan komoditas lain darib kelompok lauk pauk naik karena dipicu menjelang bulan Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *