Januari Sampai Maret 2019, Kapolres Abdya Ungkap 7 Kasus Narkoba

Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Moh. Basori, S.I.K.

ACEH ABDYA, Minggu (17/3/2019) suaraindonesia-news.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Januari sampai pertengahan Maret 2019, telah berhasil mengungkap 7 kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Sejumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu juga pelakunya diamankan di Mapolres Abdya.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, mengatakan, dalam tujuh kasus di atas pihaknya menangkap 10 tersangka yang umumnya berusia produktif.

“Semester pertama ini kita sudah menangani tujuh kasus Narkoba beserta 10 orang tersangka, dan empat orang yang kita tangkap kemarin itu adalah bandar paling besar di Abdya, sedangkan pengguna narkoba itu sendiri juga meningkat di Abdya. Maka oleh karena itu, saya tidak ada toleransi terhadap narkoba ini, jika terbukti semua saya sikat, termasuk anak buah saya sendiri,” ungkapnya dengan tegas.

Kapolres menerangkan, berdasarkan instruksi Polri dan Polda, apabila terbukti ada keterlibatan anggota dalam kasus narkoba, baik langsung, tidak langsung maupun hanya sekadar menggunakan, walaupun secara pidana tidak cukup untuk diteruskan, akan tetapi secara internal sah untuk dipecat.

“Anggota saya sekalipun kalau terlibat akan kita pecat. Sebab itu sudah melanggar pakta integritas yang sudah ditandatangani, sampai sejauh ini itu adalah komitmen saya, dan saya tidak ada toleransi terkait narkoba itu,” tegasnya.

Sealain itu kata Kapolres, bila penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Abdya tidak sebesar seperti di daerah-daerah lain, misalnya Kabupaten Aceh Utara, Bireun, dan Lhoksemawe, sebab di daerah itu merupakan pintu masuk peredaran narkoba di Aceh. Untuk Abdya sendiri katanya, sejauh ini hanya pengguna-pengguna kecil yang banyak tumbuh di kalangan masyarakat Abdya.

“Walaupun demikian, kita tetap harus waspadai terkait peredaran barang haram tersebut, apalagi penggunanya banyak didominasi oleh generasi muda berusia produktif,” tuturnya.

Selanjutnya kata dia, untuk pemberantasan narkoba tentunya tidak hanya diserahkan semata-mata kepada aparatur penegak hukum, tetapi semua komponen masyarakat harus terlibat.

“Makanya kemarin saya mendorong pemerintah daerah supaya kita laksanakan gerakan moral bersama semacam deklarasi yang melibatkan semua komponen masyarakat Abdya untuk sama-sama melakukan pemberantasan narkoba ini,” tutur Kapolres.

Ia berpesan kepada generasi muda dan masyarakat hindari penggunaan narkoba, dan sayangi diri anda dan orang tua. “Jika tidak berhenti, maka tunggulah waktunya akan saya tangkapt,” tegasnya.

Reporter : Nazli Md
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here