Janji All Out Mendukung, Kelompok Latif Desak Mahfud Maju Pilkada Bangkalan

oleh -183 views
Sebelah kiri Nur Hakim Ketua KMI saat menemui pengunjuk rasa, Foto: Anam/SI

BANGKALAN, Jumat (21 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Ajang Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 2018 mendatang kian hangat disikapi oleh elemen masyarakat setiap daerah yang masa jabatan Bupatinya sudah selesai.

Puluhan orang yang mengatas namakan kelompoknya Masyarakat Bangkalan ngeluruk kediaman Mahfud S.Ag yang beralamat di Perumahan IMC Bangkalan.

Ia merupakan salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Madura, Kedatangan sekelompok orang tersebut pada Jumat (21/07) siang, dengan membentangkan tuntutan agar Mahfud bersedia maju pada ajang pemilihan Calon Bupati Bangkalan.

“Setelah kami amati selama proses penjaringan ini, pak Mahfud ternyata belum juga mendaftarkan dirinya pada parpol untuk maju diajang pemilihan kepala daerah Bangkalan,” Kata Latif mewakili kelompoknya.

Bukan tanpa alasan mereka memberi dukungan, mereka mengaku bahwa selama ini telah menilai pada hasil kinerja Mahfud yang sedang menjabat anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dalam membangun Madura.

“Kami kecewa karena pak Mahfud ini sosok yang saat ini kami nilai cocok untuk memimpin Bangkalan,” papar Latif salah satu peserta aksi yang mengaku datang dari Kecamatan ujung timur Kabupaten Bangkalan. Baca Juga: Tiga Tokoh Pendaftar Bacabub – Bacawabub Bangkalalan Berhasil di Jaring PDI Perjuangan

Selain itu, dirinya juga mengaku merasa kecewa walau saat ini sudah ngeluruk kerumah Mahfud, namun kelompoknya belum bisa bertemu langsung untuk menyampaikan permohonan dan pernyataan mereka selaku warga yang menginginkan maju di Pilkada 2018 mendatang.

“Yang kami tahu selama ini sosok pak Mahfud merupakan petarung handal kenapa saat ini dia menghindar saat masyarakat dari semua penjuru Bangkalan kerumahnya langsung,” sambungnya.

Menurut Latif, pihaknya akan siap mendukung penuh saat Mahfud mencalonkan diri menjadi bupati Bangkalan.

“Seharusnya pak Mahfud sudah mendaftarkan diri, lalu kami akan all out untuk mendukungnya jadi bupati Bangkalan,” janjinya.

Karena dutunggu hingga saat ini belum mendaftar, maka masyarakat berbondong-bondong kerumahnya untuk memberikan dukungan moral.

“Bahkan, teman-teman ini akan berinisiativ datang sendiri pada setiap kantor partai untuk mendaftarkannya,” katanya bernada serius.

Ditempat yang sama Nur Hakim Ketua Kaconk Mahfud Institud (KMI) yang kebetulan menemui para pengunjuk rasa berjanji akan menyampaikan perihal tuntutan pernyataan pengunjuk rasa pada Mahfud yang kebetulan sedang dalam rangka Kunjungan Kerja (Kungker) keluar daerah.

“Saya berterimakasih dan kami selaku keluarga sangat merasa tersanjung atas kedatangan para bapak-bapak ini semua menunjukkan dan memberi dukungan kepercayaan pada pk Mahfud,” tandasnya.

Sebagai perwakilan dari keluarga Mahfud, dia mengklarifikasi bahwa ketiadaan pak Mahfud dirumah saat ini bukan karena menghindar.

Namun karena beliau sedang menjalankan amanah yakni kunjungan kerja memperjuangkan pembangunan dimadura ini.

“Kami akan menyampaikan perihal yang terjadi saat ini pada pk Mahfud untuk mendapatkan tanggapan dari beliau, dan kami yakin pak Mahfud tidak akan ingin masyarakat ini kecewa,” imbuhnya dihadapan masyarakat.

Dari janji tersebut, dirinya berkeyakinan Mahfud selama ini selalu bekerja keras untuk mengemban amanah masyarakat.

“Karena beliau selama ini melalui jabatan sebagai wakil rakyat (DPRD Jawa Timur.Red) beliau tetap berupaya keras untuk membangun Bangkalan bahkan Madura,” tukasnya. (Anam)

Tinggalkan Balasan