Jalur Independen pada Pilbup Sampang Tak Diminati

Ilustrasi Pilkada Langsung

SAMPANG Selasa (28/11/2017) suaraindonesia-news.com – Para kandidat calon yang ingin maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sampang 2018 mendatang, rupanya tidak ada yang berminat maju lewat jalur independen atau perseorangan.

Terbukti, sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, secara resmi telah membuka penerimaan syarat dukungan bakal pasangan calon melalui jalur independen atau perseorangan, tapi hingga saat ini belum ada satupun pasangan calon (Paslon) yang menyerahkan persyaratan pada KPU setempat.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Sampang, Miftahur Rozaq menjelaskan, penyerahan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan sudah dimulai sejak 25 sampai 29 November 2017.

“Sampai kemarin masih belum ada yang menyerahkan,” ucapnya, Selasa (28/11/2017).

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Desak KPK Tangkap Yasonna Laoly 

Rozaq menambahkan, penyerahan syarat dukungan bakal paslon perseorangan dilampiri dengan fotocopy identitas kependudukan dan rekapitulasi jumlah dukungan dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan keputusan KPU Sampang, persentase jumlah minimal dukungan bakal paslon perseorangan adalah 7,5 persen dari daftar pemilih tetap pemilu terakhir dalam hal ini adalah DPT Pemilu Presiden 2014 lalu,” tegasnya.

Lanjut Rozaq, DPT Pilpres 2014 di Kabupaten Sampang sebanyak 805.495 pemilih, maka dari itu bakal paslon perseorangan yang ingin maju di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sampang tahun 2018 mendatang, minimal mempunyai 60.410 dukungan yang tersebar di 8 Kecamatan. (nor/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here