Jalin Silaturrahmi, Anggota HIPMI Cabang Kota Bogor Adakan Seminar

Foto bersama usai seminar di Aula ICC Botani Mall Jl. Pajaran Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (20/3).

Reporter : Iran G Hasibuan

BOGOR, Senin (20/3/2017) suaraindonesia-news.com – Demi mempererat hubungan silaturahim, Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) cabang kota bogor adakan seminar di Aula ICC Botani Mall Jl. Pajaran Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (20/3).

Hadir pada kegiatan yang mungusung tema “Meningkatkan Inovasi dan Daya Saing Product Lokal Dalam Memenangkan Persaingan Global” tersebut, walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, wakil ketua DPRD Kota Bogor, Danrem 061/Sk Kolonel Inf Agus Mirza, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm Dody, Ketua Kadin Kota Bogor Erik Irawan Suganda.

Kegiatan seminar HIPMI Cabang Kota Bogor tersebut diikuti sekitar lima puluh (50) orang peserta yang dibuka oleh Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto.

Adapun yang bertindak sebagai ketua panitia adalah Anisha Desiliana Resti dan sebagai Narasumber Danrem 061/Sk.

Tujuan dari kegiatan ini, selain merupakan agenda tahunan HIPMI juga dimaksudkan untuk ajang silaturahmi antara Pengusaha muda dengan Tripida dan Kepengurusan DPD HIPMI Jakarta.

Sementara Danrem 061/Sk Kolonel Inf Agus Mirza dalam sambutannya mengatakan, pertumbuhan penduduk manusia dibandingkan kebutuhan pangan sangat juah sekali dan sangat meningkat akan pangan dengan jumlah penduduk yang meningkat, ungkapnya.

Selain itu, Game online saat ini sangat meningkat dan tidak aneh, sosial media sudah dijadikan ajang Fitnah dan tidak benar.

“Gaya hidup yang modern saat ini adalah bisnis, banyak bisnis-bisnis berbasis online baik Uber, Gojek dan lain lain yang menggunakan fasilitas Online,” ujarnya.

“Pertumbuhan indonesia sangat rendah, tenyata kita masih mampu/tinggi di bidang pembelanjaan,” Imbuhnya.

Menurutnya, bisnis tidak memandang agama, bahkan politikpun seharusnya tidak memandang agama. Dengan media sosisal bisa digunakan dan disalahgunakan jika kita tidak benar-benar pinter memanfaatkan media sosial tersebut, Tuturnya.

“Ancaman Narkoba sangat menakutkan, baik itu dari tingkat anak anak hingga tingkat dewasa,” terang Agus Mirza.

Agus Mirza juga mengatakan, dengan dibenturkannya antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya dengan cara dimunculkan kembali kejadian-kejadian dan dokumen-dokumen yang sudah lama membuat negara ini kurang aman,padahal harga rata rata dindonesia lebih murah dibandingkan dari negara-negara lain. Padahal kata dia, daya beli masyarakat indonesia sangat bagus dan meningkat.

“Kita adalah Negara Maritim dan subur, jadi harus mempunyai program-pragram yang dapat memajukan masyarakat dan Indonesia,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here