Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaNasionalPemerintahan

Jadi Pembicara dalam Apel Dansatkowil, Wamen Ossy Ajak TNI AD Perkuat Sinergi untuk Menjaga Tanah Negara

Avatar of admin
×

Jadi Pembicara dalam Apel Dansatkowil, Wamen Ossy Ajak TNI AD Perkuat Sinergi untuk Menjaga Tanah Negara

Sebarkan artikel ini
IMG 20251126 141006
Foto: Wamen Ossy saat memberikan sambutan.

BANYUMAS, Rabu (26/11) suaraindonesia-news.com — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengajak TNI Angkatan Darat (AD) untuk memperkuat sinergi dalam menjaga tanah sebagai aset strategis pertahanan dan kedaulatan negara. Hal itu ia sampaikan saat mewakili Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sebagai pembicara dalam Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat TA 2025.

“Kami berharap kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dengan TNI, khususnya TNI AD, tidak hanya dalam penertiban aset, tetapi juga memastikan seluruh tanah dan ruang di daratan Indonesia benar-benar dikuasai dan dilindungi oleh negara,” ujar Ossy Dermawan dalam sambutannya di Kabupaten Banyumas.

Wamen Ossy menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN memegang tiga mandat penting dalam mendukung pertahanan negara. Mandat tersebut meliputi penegakan kepastian hukum atas tanah negara, termasuk aset milik TNI; menjaga keterpaduan ruang nasional melalui keseimbangan ruang pertahanan dan ruang lainnya; serta menjadi mediator dan fasilitator dalam penyelesaian sengketa atau konflik pertanahan baik antar masyarakat maupun antar instansi.

Baca Juga :  KPK Berikan Edukasi Kepada Anak RA/TK di Pendopo Arya Wiraraja

Sementara itu, TNI memiliki peran strategis sebagai penjaga ruang fisik dan integritas wilayah. Wamen Ossy menyebut TNI berfungsi sebagai pengguna dan penjaga aset negara, pengawas pemanfaatan ruang, penyedia data lapangan dan informasi strategis, serta pendorong ketertiban dan kesadaran hukum agraria di masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan pembinaan teritorial, komunikasi sosial, dan pembinaan masyarakat, TNI AD dapat membantu ATR/BPN memberikan edukasi bahwa kepemilikan tanah harus sah, batas tanah harus jelas, dan setiap pemegang hak memiliki tanggung jawab,” tuturnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Pejabat Utama Markas Besar Angkatan Darat, serta para Dansatkowil. Wamen ATR/Waka BPN hadir didampingi Tenaga Ahli Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas, Sri Rejeki.

Tinggalkan Balasan