KOTA BATU, Kamis (22/3/2018) suaraindonesia-news.com – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Unit Desa (KUD) Batu yang digelar, Kamis (22/3/2018) di aula KUD Batu, Jalan Diponegoro Kota Batu, akhirnya secara aklamasi disepakati Ismail Hasan kembali memimpin KUD Batu periode tahun 2018 hingga tahun 2023.
Dari masing-masing kelompok di 24 desa dan kelurahan di tiga kecamatan di kota Batu itu mayoritas mengusulkan agar Ismail Hasan ketua KUD Batu dipilih kembali, termasuk Sekretaris dan bendahara dalam kepengurusan KUD Batu untuk masa bakti 2018-2023.
Disamping itu atas kepercayaan yang telah diberikan oleh anggota kepada pengurus lama selama memimpin juga mendapat acungan jempol, seluruh peserta rapat secara aklamsi juga menerima laporan pertanggung jawaban pengurus dan dewan Pengawas.
Namun, peserta rapat yang mayoritas petani peternak sapi perah itu mengusulkan agar harga susu perliternya tahun ini untuk dinaikan, selain itu peserta rapat juga menanyakan soal lahan parkir di area KUD Batu yang berada di Beji depan Dino Park, apakah dikerjasamakan dengan Jatim Park group atau dilakukan secara mandiri.
Menanggapi usulan peserta Rapat, Ismail Hasan yang terpilih kembali itu menjanjikan akan menaikan harga susu dari peternak sapi, namun demikian peternak sapi harus agar kiranya dapat menjaga kwalitas susu, tapi bukan pada kwantitasnya.
Baca Juga: Integrasi Jamkesda Kabupaten Rote Ndao ke JKN-KIS
“Setiap tahun mesti ada kenaikan, kami membeli susu ditingkat peternak sapi bukan didasarkan pada kuantitas atau jumlah tetapi berdasarkan kualitas atau mutu, sekarang ini kami membeli rata-rata Rp 5100,” kata dia.
Menurutnya, sekarang ini jumlah produksi susu ditingkat petani mengalami peningkatan, peternak sapi yang semula menjual susu ke pihak lain tetapi sekarang mereka banyak yang kembali menjual kepada KUD Batu.
“Karena kita memberikan fasilitas gratis pada kesehatan hewan dan memberikan kemudahan makanan ternak, artinya kita telah menyediakan makanan ternak,” jelasnya.
Ia juga mengatakan lahan parkir di Beji milik KUD Batu itu bentuknya dikerjasamakan dengan dino Park atau jatim Park group, karena KUD Batu bukanlah investor, ia setuju karena dasar perencanaan wisata edukasi itu supaya wisatawan yang datang ke Dino Park mengenl lebih jauh destinasi minum susu.
Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam












