Peristiwa

Inilah Kronologi Penemuan Mayat Disawah

×

Inilah Kronologi Penemuan Mayat Disawah

Sebarkan artikel ini
IMG 20151112 162409
Olah TKP, Tim medis Puskesmas Gabus dan Tim Polsek Gabus di Desa Koripandriyo Kec. Gabus

Pati, Suara Sndonesia-News.Com – Mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Supawi (58), Dukuh Paras, Desa Tanjunganom, rt. 05/4 Kecamatan Gabus ditemukan diarea persawahan dengn posisi tersungkur ditanah.

Pada saat itu Supawi (58) berangkat dari rumahnya untuk bertani dipersawahan Desa Koripandriyo rt.03/2, Kecamatan Gabus. Setiba disawah Supawi (58) ditawari sarapan oleh kawanya sesama petani akan tetapi ia tidak mau. Sawah yang ia garap berdekatan dengan sawah muntoib (57).

Menurut Sukemi (40) saksi mata, ia mengatakan waktu ia jalan melihat korban sudah membujur tengkurup dipematang sawah, papar Sukemi.

Saat Sukemi mengecek korban, ia langsung histeris berteriak sehingga teriakan itu disambangi oleh rekan-rekan kerja yang lain yang saat itu juga disawah sekitar lokasi kejadian.

Muntoib (57) yang sawahnya tidak jauh dari sawah yang digarap Sapawi (58) terkejut mendengar teriakan Sukemi (40) dan mendekati, saat itu pula keduanya terkejut dan segera melapor kepada pihak kepolisian setempat.

Saat olah TKP, AKP. Suharsono. SH melalui Kanit reserce Miftah, SH dan 5 Personil anggota Polsek Gabus menyampaikan kepada suara indonesia-news.com,”ciri-ciri korban tinggi badan 165 cm, rambut lurus, dada sebelah kanan terdapat luka gores akibat benturan dengan tanah saat jatuh, keluar cairan sperma, celana pendek warna abu-abu dan celana dalam warna merah merk kaka ukuran L, dibagian tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan.

“Berdasarkan keterangan saksi maupun hasil olah TKP, tidak ditemukan tindakan yang mengarah kepidana”,terang Suharsono.

Informasi yang berhasil di himpun suara indinesia-news.com, salah satunya dari Dr.M.Wahid Hasyim, Puskesmas Kecamatan Gabus mengatakan, korban sebelumnya tidak sarapan serta mempunyai kronis bagian lambung, penyebab karna perut kosong dan mudah terisi angin, namun korban tidak sadar akan tetapi dipaksakan bekerja.

“Korban mengalami jatuh saat angin duduk menyerang pada tubuh korban sehingga korban jatuh dan seketia meniggal dunia ditempat,”terang Dr.M.Wahid Hasyim.

Ia menambahkan, Ciri-ciri pada tubuh korban saat pihaknya periksa, tidak ada tanda-tanda penganiayaan maupun luka bekas senjata tajam.

“Insiden ini merupakan serangan angin duduk secara mendadak sedangkan suhu tubuh tidak fit atau melemah,”tukasnya.(pung).