Inilah isi Surat Pernyataan Mahasiswa Baru STAIN Pamekasan

Surat Pernyataan Mahasiswa Baru STAIN Pamekasan

Pamekasan, Suara Indonesia-News.Com – Orientasi pengenalan Akademik (OPAK) yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Pamekasan sudah menyalahi aturan Perundang-undangan No 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

OPAK STAIN Pamekasan Juga telah melanggar aturan tentang perpeloncoan. Sebab, Proses Opak kali ini pada tanggal 19 Agustus 2015 telah ditemukan kejanggalan dengan adanya Pungli, serta pemaksaan untuk membuka Kerudung (Aurat) kepada peserta OPAK yang dilakukan oleh panitia laki-laki didepan Umum.

Hal ini bertentangan dengan Kode Etik STAIN Pamekasan, HAM Khususnya Perlindungan perempuan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Oleh sebab Itu, kami sebagai Peserta Opak (MABA) Mengecam tindakan ini dan menuntut:

1. Tindakan keras dari Pihak STAIN Pamekasan kepada Panitia Khususnya BPD
2. Seret Panitia yang melakukan Tindakan keranah Hukum
3. Kembalikan OPAK STAIN Pamekasan kepihak Dosen atau karyawan Sesuai dengan Surat edaran dari MENRISTEKDIKTI yang terbit Bulan Maret 2015.
4. Permohonan Maaf secara terbuka kepada yang terlibat
5. Kembalikan Uang Pungli Kami
6. Bubarkan kepanitiaan sekarang Juga.

Tuntutan kami Buat sebagaimana mestinya Tanpa ada paksaan dari Pihak manapun.

Pamekasan, 20 Agustus 2015
Nurul Fawaid
(Korlap)

Sebelumnya sejumlah Mahasiswa yang menjadi Peserta OPAK STAIN Pamekasan menggelar aksi Unjuk rasa. 2 Orang Pendamping mahasiswa yakni Lufty Multatuli dan Addarori Ibnu Wardi menjadi perwakilan untuk membicarakan persoalan ini kepada Pimpinan STAIN Pamekasan.

Menurut Lufty, pihaknya meminta waktu secepatnya kepada Pihak STAIN Untuk menemui perwakilan langsung dengan para perwakilan Peserta.

“Kami mendesak Pinpinan untuk segera menuntaskan persoalan ini.” Tegasnya.

Sementara Addarori Ibnu Wardi menegaskan dirinya menunggu Informasi selanjutnya dari Pihak STAIN.

“Ya itu, kami menunggu konfirmasi dari Pak Atik (Atikullah) atau pimpinan STAIN terkait hal ini, Ya, sudah kami sepakati Bersama, akan terus mengusut Tuntas sampai kasus ini selesai.” ucapnya.

Mahasiswa asal Sumenep ini juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melayangkan surat Tuntutan dari Peserta yang ikut aksi.

“Kami hanya menginginkan Perbaikan dari Pihak STAIN kedepan agar lebih baik.” Lanjutnya

Ia juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendiskusikan dengan Pak Atik. Silahkan Tanya langsung. Beliau mengatakan mau mengevaluasi. Terang addarori

Sementara, Pihak Panitia sampai berita ini turun belum ada memberikan keterangan.(Ad/Zai).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here