Ini Enam Langkah Penting Maksimalkan Penanganan Wabah Virus Corona yang Dikeluarkan Pemprov Jatim

oleh -102 views
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, Senin (16/3/2020) suaraindonesia-news.com – Penyebaran virus corona terus meningkat dan menimbulkan banyak korban jiwa di Indonesia. Untuk mengantisipasi bertambahnya korban jiwa akibat penyebaran virus corona ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah mengeluarkan enam langkah penting yang berfokus di bidang Perhubungan, Pendidikan, Kesehatan, Pemerintahan, Ekonomi serta informasi dan komunikasi. Dan mulai berlaku sejak Senin (16/3/2020) hari ini.

Di bidang perhubungan, Pemprov mengimbau kepada Bupati/Walikota untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun di setiap terminal, bandara, stasiun, atau pelabuhan.

Di setiap terminal, bandara, stasiun dan pelabuhan diwajibkan untuk menyediakan pos pemeriksaan kesehatan yang dilengkapi themal gun dan masker. Hal itu dilakukan bila ada calon penumpang yang memiliki gejala batuk, pilek, dan demam di setiap terminal, bandara, stasiun, atau pelabuhan sesuai dengan kewenangannya.

Di bidang pendidikan, pemprov meliburkan kegiatan belajar mengajar di tingkat SMA, SMK dan PK-LK di Jawa Timur, dan tetap melaksanakan Ujian Nasional (UN) bagi pelajar yang mengikuti. Satuan pendidikan diminta untuk menunda pelaksanaan kegiatan pertukaran pelajar (study exchange) baik keluar maupun kedalam negeri, termasuk kegiatan study tour.

Di bidang kesehatan, pemprov mengimbau Bupati/Walikota untuk menginstruksikan Dinas Kesehatan, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Polindes, Ponkesdes untuk melakukan pemantauan orang-orang yang datang dari Negara/wilayah terjangkit (ODR/Orang Dengan Resiko) serta melakukan tracking kepada pasien yang diyatakan positif.

Selain itu, pemprov juga meminta agar meningkatkan penyuluhan pencegahan COVID-19 kepada masyarakat, dan menyiapkan 44 Rumah Sakit rujukan yang telah ditetapkan segera menyusun penambahan sarana untuk penanganan pasien dengan COVID-19.

Di bidang pemerintahan, pemprov meminta pemerintah daerah untuk menyiapkan fasilitas cuci tangan dengan sabun, meniadakan apel pagi, senam pagi, upacara dan kegiatan seremonial lain. Serta menunda seluruh perjalanan dinas keluar kota dan/atau keluar negeri khususnya ke tempat yang sudah diidentifikasi terdapat penyebaran Covid-19 sesuai dengan data dan informasi terkini dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Di bidang Ekonomi, Pemprov Jatim mengimbau kepada bupati/wali kota dan penyelenggara kegiatan usaha perindustrian dan perdagangan untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun.

Pemprov meminta agar menjaga ketersediaan, distribusi, dan kestabilan harga bahan pokok dan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan panic buying.

Dan yang terakhir di bidang informasi dan komunikasi, Pemprov Jatim telah menyediakan call center yang terintegrasi dengan nomor 1500117. Selain itu juga masyarakat Jatim bisa menghubungi nomer 081334367800 (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur), dan 08124922279 (RSUD Dr Soetomo).

Reporter : Agus DC
Editor : Ami
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *