PAMEKASAN, Rabu (16/07) suaraindonesia-news.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui program Corporate Social Responsibility bertajuk SheHacks Innovate 2025 menggelar pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan di Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 16–17 Juli 2025, dan diikuti oleh 80 peserta terpilih dari lebih dari 200 pendaftar. Program ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha serta memperkuat kapasitas kewirausahaan perempuan.
SheHacks Innovate merupakan bagian dari inisiatif Indosat dalam mendukung pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
EVP–Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan solusi digital yang relevan bagi perempuan pelaku usaha.
“Transformasi digital UMKM terus berkembang, dan pelaku usaha perempuan memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Program pelatihan terbagi dalam tiga tahapan utama, yaitu pembentukan tim (Formation Team), pengembangan solusi (Building Solution), dan presentasi hasil (Showcase).
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, Ahmad Zaini, turut hadir dan mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebutkan bahwa mayoritas pelaku UMKM di Pamekasan adalah perempuan, sehingga pelatihan ini sangat relevan dalam mendorong literasi digital dan kemandirian usaha.
“Perempuan memiliki potensi luar biasa dalam dunia kewirausahaan. Melalui program ini, mereka diharapkan dapat memperkuat jejaring usaha dan mengakses teknologi digital secara lebih optimal,” kata Ahmad Zaini.
Salah satu pembicara inspiratif dalam acara ini adalah Sitti Raisya (31), Co-Founder & Chief Commercial Officer (CCO) Kasir Pintar, yang merupakan alumni Most Valuable Participant SheHacks 2024.
Raisya membagikan pengalaman dalam membangun aplikasi pembukuan digital yang kini digunakan oleh pelaku UMKM di beberapa negara, termasuk Malaysia, Singapura, dan Australia.
Ia menyampaikan pentingnya konektivitas internet dalam mendukung keberhasilan digitalisasi UMKM. Raisya juga menuturkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan berbagai aplikasi berbasis data seperti PintarHR, AkuntansiKu, dan CRM untuk membantu UMKM meningkatkan profesionalisme usaha mereka.
Program SheHacks Innovate sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kota lain, seperti Jayapura, Ambon, Bandung, Aceh, Nias, dan Banjarmasin, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tahun 2025.
Melalui program ini, Indosat menyatakan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital yang inklusif dan menjangkau masyarakat hingga pelosok, khususnya bagi perempuan pelaku usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.













