Ilegal, 7.800 Bungkus Rokok Diamankan Polres Sumenep

Penyerahan barang bukti rokok ilegal oleh Kapolres Sumenep AKBP Muslimin kepada Salehodin Kepala Kantor Bea Cukai Madura. Selasa (13/8/2019).

SUMENEP, Selasa (13/8/2019) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengamankan 780 press rokok tanpa dilengkapi pita cukai, bermerek Dalil dan Grand Max. Rokok ilegal tersebut disita dari pemiliknya berinisial MF, warga Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Sabtu (3/8/ 2019) sekitar Pukul 22.00 WIB.

Pengungkapan kasus tersebut bermula pada saat petugas melakukan operasi gabungan di jalan raya Kecamatan Lenteng, Sabtu, (03/08/2019) lalu. Saat itu, polisi menghentikan mobil avanza silver yang dikendarai pelaku. Pada saat digeledah, polisi menemukan 77 kardus rokok ilegal tanpa pita cukai.

“Pelaku di jerat dengan pasal 54 atau pasal 56 Undang-Undang No. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 tahun 1995 Tentang Cukai. Ancaman pidananya paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun penjara,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin saat jumpa pers. Selasa (13/8).

Pengungkapan kasus rokok ilegal tersebut juga dihadiri petugas Kantor Bea Cukai Madura. Dari data Kantor Bea Cukai, wilayah tertinggi peredaran rokok ilegal tanpa dilengkapi pita cukai terdapat di Kabupaten Pamekasan.

“Pihak Bea Cukai selalu bekerjasama dengan instansi lainnya dalam rangka menangani beredarnya rokok ilegal ini. Pelaku dalam hal ini memang harus dipidana biar memberi efek jera,” ungkap Salehodin, Kepala Kantor Bea Cukai Madura.

Selanjutnya Polres Sumenep menyerahkan barang bukti rokok tersebut ke pihak Kantor Bea Cukai Madura. Barang bukti tersebut akan diproses dengan ketentuan undang-undang Kantor Bea Cukai dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim BPNS Madura.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here