NUSANTARA, Rabu (21/1) suaraindonesia-news.com – Langkah pemindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru yang lebih konkret. Menindaklanjuti instruksi langsung Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Otorita IKN kini tengah tancap gas mematangkan kesiapan infrastruktur agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa segera berkantor di jantung baru Indonesia tersebut.
Keseriusan ini terlihat dari kunjungan kerja Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa, ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kalimantan Timur pada Senin, (20/1).
Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa setiap sudut IKN siap mendukung ritme kerja pemerintahan yang modern dan efisien.
“Bapak Wakil Presiden memberikan dukungan penuh. Beliau sangat mendorong agar kami dari Sekretariat Wakil Presiden mulai berkantor di IKN secara bertahap,” tegas Tina Talisa di sela-sela peninjauannya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyisir sejumlah titik vital, mulai dari kemegahan Istana Presiden dan Istana Wakil Presiden, kompleks Rumah Jabatan Menteri (RJM), hingga Kantor Balai Kota Otorita IKN. Tak hanya soal gedung perkantoran, aspek kenyamanan dan lingkungan juga menjadi perhatian utama.
Tina menekankan bahwa IKN tidak hanya dirancang sebagai pusat birokrasi, tetapi juga wilayah yang mengedepankan energi bersih dan potensi ekowisata. Fasilitas seperti area Glamping turut ditinjau untuk melihat bagaimana keseimbangan antara bekerja dan pelestarian alam tetap terjaga.
“Kita melihat bagaimana potensi pengembangan ekowisata ke depannya. Selain infrastruktur fisik, pelaksanaan energi bersih di sini menjadi hal yang harus terus kita kawal bersama,” tambahnya.
Otorita IKN menyambut positif dorongan dari Wapres Gibran. Saat ini, penguatan ekosistem kerja ASN terus dipercepat, mencakup kesiapan teknologi, konektivitas, hingga fasilitas pendukung kehidupan sehari-hari bagi para abdi negara yang akan pindah.
Langkah kolaboratif antara Sekretariat Wakil Presiden dan Otorita IKN ini menegaskan bahwa IKN bukan lagi sekadar rencana di atas kertas, melainkan sebuah realitas pusat pemerintahan baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat.
Reporter: Fauzi
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri












