Ibu Tiga Anak Ditemukan Tewas, Diduga Dihabisi Suami

oleh -271 views
Polisi sedang menggali informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

SURABAYA, Kamis (30/1/2020) suaraindonesia-news.com – Seorang perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Jalan Petemon Barat No 1F, Surabaya, sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (30/1/2020). Korban atas nama Mardiana (43) warga Tambak Gringsing 1/55, Krembangan Utara, Pabean Cantikan, Surabaya.

Berdasarkan data yang dihimpun Command Center Surabaya, ibu tiga anak itu diduga menjadi korban pembunuhan. Pada tubuhnya ditemukan sejumlah luka tusuk dan sayatan. Adapun pelakunya, seorang laki-laki yang diduga kuat adalah suami korban.

Dari keterangan Kadek Winiasih (55) salah satu saksi, sempat terdengar korban dengan terduga pelaku terlibat cekcok di lantai atas rumahnya. Kemudian, saksi juga sempat melihat terduga pelaku keluar dari rumahnya dengan membawa sajam.

Warga yang mengetahui itu, langsung mengecek ke lantai atas dan menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah. Kejadian itu langsung dilaporkan ke petugas.

“Rekan PMI tiba di lokasi langsung melakukan penanganan pertama dan setelah di cek korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Dikarenakan kehabisan darah akibat luka tusuk serta luka sayat oleh sajam atau pisau,” demikian data Command Center.

Selanjutnya, Jenazah korban dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk diidentifikasi lebih lanjut. Korban meninggalkan tiga anak, yang saat ini sedang dalam penanganan pihak Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A).

Sementara itu, Kompol Argya Satrya Bhawana Kapolsek Sawahan membenarkan kejadian itu dan sedang dalam penyelidikan. Di mana terduga pelaku melarikan diri, setelah melakukan perbuatannya.

Saat ini, Pihak berwajib menyita barang bukti berupa satu unit motor milik pelaku, yang ditinggalkan di lokasi kejadian.

“Iya. Ada kejadian pembunuhan. Diduga pelakunya laki-laki. Data belum seberapa lengkap, ini masih penyelidikan. Mohon waktu,” katanya.

Reporter : Agus Dwi Cahyono.
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan