Hujan Deras Lantai MIN Kampong Teungoh Langsa Terendam Banjir

Kondisi MIN direndam air

Reporter: Rusdi Hanafiah

Langsa-Aceh, 25/07/2016 (Suaraindonesia-news.com) – sangat disayangkan kalaulah Gedung Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Kampong Teungoh Langsa, jika dibiarkan begitu saja, setiap hujan deras langsung terjadi banjir diruangan kelas, dan muridnya belajar di dalam kelas yang tergenang air dan sepertinya perlu mendapatkan pembangunan lantai di sekolah ini, oleh Kementerian Agama yang ada di Aceh.

Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Kampong Teungoh Langsa, merupakan satu-satunya sekolah paling tertua di kota langsa, berdiri sejak tahun 1958 yang lalu, bahkan keberadaan sekolah ini, sudah banyak mencerdaskan anak didik dari kelulusan MIN setempat, dalam hal menyikapi tidak terjadinya banjir, MIN tertua ini, perlu mendapatkan pembangunan dari Kementerian Agama untuk kelestarian lingkungan jangan lagi murid belajar di kelas genangan banjir.

Menurut seorang Guru Madrasah Ibtidayah Negeri setempat, yang namanya tidak ingin disebutkan, pihaknya selalu mengalami kebanjuran didalam kelas.

“Kami selalu mengalami banjir di kelas, tapi kami harus mengatakan bagaimana?, tanya guru, setiap hujan deras hanya 15 menit saja, lantai kelas sejumlah 6 lokal terendam, karena lantainya belum direnovasi pembangunan dengan ketinggian yang baru,” ucapnya.

Dari hasil pantauan suaraindonesia-news.com, Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Kampong Teungoh Langsa, agar secepatnya diberikan perbaikan pembangunan pendidikan melalui bantuan yang ada, mengingat sekolah madrasah berada dibawah Kementerian Agama. Agar kedepan ruang kelas di sekolah MIN menjadi nyaman dalam belajar, jika dipandang sudah indah dan tidak jorok.

Lantai sekolah yang ditempati siswa MIN Langsa, dari kelas I sampai kelas VI mereka belajar memiliki ruangan yang berair (pasca air LPparit-red). sangat disayangkan bagi semua pelajar di 6 kelas tersebut, belajar harus angkat kaki menghindari genangan air.

Madrasah Ibtidayah Negeri Kampong Teungoh, seharusnya lantai sekolah dibangun dengan ketinggian 15 cm, melebihi lantai sebelumnya, jadi kedepan setiap hujan deras, walaupun adanya luapan air yang dimunculkan dari parit, maka lantai kelas tidak digenangi air, demi kemajuan masa depan sekolah, juga perlu didukung oleh pemerintah untuk kebutuhan masyarakat di Kota Langsa, yang nantinya anak anak mereka bisa belajar disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here