Honorer K2 Dipastikan Jadi PNS Tanpa Tes

Sampang, Suara Indonesia-News.Com-Kepala kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sampang, Selamat Terbang melalui Kepala Bidang Pengadaan Pegawai Abd. Adim mengatakan, ada angin segar bagi Tenaga Honorer Kategori 2 (K2). Kementerian PendayagunaanAparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) dengan Komisi II DPR RI sepakat untuk mempreoritaskan K2 menjadi CPNS tanpa melalui tes.

Namun, Adim meminta kepada semua K2 untuk bersabar. Mengingat informasi tersebut sampai saat ini masih belum ada surat resmi yang turun ke daerah.

“Sampai saat ini masih belum ada surat resmi dari pusat terkaitĀ  K2 tanpa tes, makanya, kami minta untuk bersabar, dan kami tidak bisa memastikan sebelum ada surat resmi dari Kamenpan,” tuturnya, Kamis (18/6/2015).

Adim juga mengatakan, sesuai jumlah data yang ada di BKD, total K2 di Sampang saat ini sebanyak 1.725 orang dan itu sudah dijukan untuk pangankatan PNS tahun ini. Selain data K2, juga sudah mengusulkan kebutuhan pegawai kepada Badan Kepegawaian Negera (BKN).

“Yang menentukan menjadi CPNS apakah harus tes atau tanpa tes itu keputusan pusat. Tugas kami sebatas teknis saja,” tegasnya.

Lebih lanjut Adim menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi itu dari pemberitaan di media, jika Kemenpan sepakat dengan Komisi II DPR RI untuk mempreoritaskan pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS tanpa tes. Namun, itu dikhusukan bagi para honorer K2 yang tidak lulus tes seleksi CPNS tahun 2013 lalu.

“Kalau seleksi administrasinya tetap akan dilakukan dengan tujuan utuk melihat keapsahan data K2, dan data itu bakal disesuaikan dengan database yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara,” ujarnya

Lebih detail Adim menjelaskan, Tenaga Honorer K2 yang tidak lulus dijanjikan akan diangkat CPNS. Hanya saja yang diangkat adalah honorer K2 murni dan memenuhi persyaratan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48/2005 jo PP 43/2007.

Selain itu, Pemerintah akan mengangkat seluruh honorer K2 yang tidak lulus menjadi CPNS. Namun, ada syarat-syaratnya. Di antaranya persyaratannya adalah honorer K2 murni, sudah ikut tes pada 3 November 2013, dan dilengkapi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM).

“Kami menegaskankan lagi, kami mendapat informasi itu dari media, sehingga kami tidak bisa memastikan karena belum ada surat resmi. Tapi yang jelas, kesepakatan KemenPAN dengan Komisi II DPR RI itu dipastikan terealisasi,” pungkasnya. (nor/luk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here