Hindari Hukuman Mati, Camat Burneh Himbau Desa Realisasikan BLT DD Covid-19 Sesuai Aturan

oleh -334 views
Infografik BLT DD sumber Foto: afederasi.com.

BANGKALAN, Kamis (23/04/2020) suaraindonesia-news.com – Wabah covid-19 dampaknya dirasakan oleh pemerintah serta banyak lapisan masyarakat turut mendapat imbasnya seperti yang disampaikan oleh pihak Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Pihaknya mengaku prihatin pada nasib yang dialami oleh masyarakat khususnya diwilayah Kecamatannya, dari hal tersebut dirinya menghimbau perhatian pemerintah yang berupa program BLT DD agar dilaksanakan maksimal demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“Sebisa mungkin kami koordinasi dengan Polsek maupun Koramil agar setiap agenda Musyawarah Desa (Musdes) agar diwajibkan hadir untuk meminimalisir terjadinya dampak yang tidak kita harapkan bersama,” papar Jasan Jamili Camat Burneh.

Baginya pelaksanaan program BLT DD sangat besar manfaatnya pada kondisi masyarakat saat ini hingga dirinya sering mewanti-wanti khususnya saat menggelar rapat Musdes agar dilaksanakan maksimal sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan main-main dengan anggara BLT DD Wabah Covid-19 karena ini (jika disalahgunakan akan mendapat sanksi, Red) hukuman mati,” himbaunya tegas.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan dari total sebelas desa se Kecamatan Burneh pagu DD tertinggi yakni di Desa Banangka dikisaran angka 1,3 milyar rupiah sehingga persentase pelaksanaan BLT DD bisa sampai 35% l, sedangkan pagu DD terendah di Desa Arok dikisaran 8 ratus komas sekian rupiah.

Selain hal itu dirinya mengajak semua elemen masyarakat agar terlibat dalam pelaksanaan program BLT DD terlebih pada rekan-rekan penggiat dilapangan seperti halnya media dan LSM sehingga pelaksanaan program pemerintah tersebut semakin maksimal.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *