Heri Cahyono : Paslon Walkot Bogor Nanti Harus Peduli Lingkungan

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono (kiri) Lurah Pasir Jaya Gurda Siregar (tengah) Ketua GTP Hari Priyadi (kanan)

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, Minggu (12/2/2017) suaraindonesia-news.com – Seperti biasanya, Komunitas Gerakan Tanam Pohon (GTP) kembali melaksanakan rutinitas menanam pohon.

Untuk kegiatan hari ini dilaksanakan oleh GTP di wilayah Barat Kota Bogor, persisnya di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor Mawa Barat.

Adapun komunitas yang mengikuti tanam pohon kali ini Alumni Fahutan IPB, RAFI, IWAPI, BWC, Pena Hati, Komunitas Pohon Indonesia.

Hadir pada tanam pohon kali ini wakil ketua DPRD kota bogor yang juga salah satu motor dari GTP Heri Cahyono, ketua GTP Hari Priyadi, sekjen DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J Tahor, ketua MCB Bagus Karya Negara,Lurah Pasir Jaya Gurda Siregar, masyarakat sekitar dan perwakilan komunitas lainnya.

Lurah Pasir Jaya Gurda Siregar pada kesempatan itu mengatakan untuk penanaman pohon diwilayahnya ada berbagai macam jenis tanaman.

“Adapun jenis tanaman yang ditanam di sekitaran pemancingan Kong Bule Fishing adalah 5 batang Jambu Jamaika, 5 batang jeruk citrus dan 5 batang jeruk binjai,” jelasnya.

Menurutnya kegiatan yang dilakukan Gerakan Tanam Pohon sangat positif mengingat pemerintahan kota bogor sendiri juga ikut menggalakkan tanam pohon.

Ditambahkan Gurda Siregar dengan adanya Gerakan Tanam Pohon ini, dirinya yakin penambahan Co 2 di kota bogor akan bertambah.

Selain itu kata Gurda Siregar dengan adanya kegitan penanaman pohon yang dimotori GTP, akan dapat memotifasi masyarakat kota bogor agar peduli terhadap lingkungan khususnya kelurahan pasir jaya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor yang juga alumni Fahutan IPB Heri Cahyono mengatan Gerakan Tanam Pohon ini sudah berjalan selama satu tahun tepatnya pada tanggal 15 November 2016 yang lalu, dan ulang tahunnya dirayakan di kelurahan Situgede, kecamatan Bogor Barat kota Bogor, Jawa Barat.

“Selama setahun ini, sekitar 3000 pohon sudah tertanam di enam kecamatan se kota bogor dengan melibatkan sekitar 7000 lebih orang bahkan setiap harinya terus bertambah,” kata Heri.

Heri juga mengatakan, dengan adanya informasi bahwa dikota bogor sendiri terjadi peningkatan suhu udara sekitar 2 persen, maka kegiatan menanam pohon ini perlu disosialisasikan, sehingga kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam pohon semakin meningkat.

Menurutnya, penyebab dari pemanasan suhu udara di kota bogor ini disebabkan maraknya pengalihan fungsi lahan, karena semakin meningkatnya permintaan pasar untuk pembangunan perumahan.

Dengan itu dirinya berharap khususnya bagi calon calon walikota bogor nanti, agar memperhatikan lingkungan di kota Bogor.

“Kalau sama lingkungan aja tidak peduli, bagaimana mau menyayangi masyarakatnya,” pungkas wakil ketua DPRD Kota Bogor dari Fraksi Golkar ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here