Hasil USG LS Negatif Hamil, Satpol PP dan WH lanjutkan penyelidikan

Kasatpol PP dan WH Abdya, Riad, SE

Reporter : Nazli MD
Blangpidie-Abdya, Suara Indonesia-News.Com – LS (16) warga Desa Jeumpa Barat Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang diamankan Satpol PP dan WH setempat yang diduga telah dihamili MD (27) pemuda lajang asal Nias Suamatera Utara ternyata negatif hamil.

Kepastian tersebut didapatkan setelah pihak Satpol PP dan WH Kabupaten Abdya melakukan tes Ultrasonografi(USG) terhadap LS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan.

“Pemeriksaan USG ini kita lakukan karena kita merasa curiga dengan pengakuan keluarga LS yang mengatakan LS sudah hamil tiga bulan, namun bentuk badannya tidak menunjukkan tanda-tanda orang hamil,”sebut Kasatpol PP dan WH Abdya, Riad SE, Sabtu (2/4).

Lebih lanjut disebutkan Riad, dalam kasus LS yang diduga melanggar Qanun  Nomor 7 tahun 2013  tentang Hukum Acara Jinayah dan Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum  Jinayah itu juga ikut diamankan MD yang sudah 8 bulan terakhir tinggal dirumah RN yang merupakan ayah tiri LS.

“Ketiga warga ini kita amankan sementara di kantor Satpol PP dan WH untuk dilakukan pemeriksaan dan mendalami perkara, sesuai dengan permintaan aparatur gampong Jeumpa Barat,”terang Riad.

Pada kesempatan tersebut, Riad mengakui, untuk saat ini pihaknya belum bisa melakukan penyidikan terlalu mendalam kepada ketiga oknum tersebut, karena saat ini pihaknya belum menerima laporan tertulis dari aparatur Gampong Jeumpa Barat.

“Ketiga oknum ini merupakan warga Jeumpa Barat, jadi aparatur gampong harus membuat laporan secara resmi, saat ini yang kita lakukan hanya meminta keterangan saja, karena hasilnya nanti akan kita serahkan kepihak yang berwajib,”sebut Riad.

Namun demikian, lanjut Riad sesuai dengan permintaan aparatur gampong dan juga demi keselamatan ketiga oknum tersebut pihaknya tetap mengamankan warga tersebut di kantor Satpol PP dan WH.

”Keselamatan dan kesehatan terus kita berikan, sehingga nantinya mereka dapat memberikan keterangan yang lebih benar,”pungasnya.

Sementara itu, Keuchik Jeumpa Barat, Azhar yang didampingi Kepala Dusun (Kadus) Taufiq saat dikonfirmasi oleh Suara Indonesia News mengakui, pihaknya memang sudah melihat hasil USG yang dilakukan oleh Satpol PP dan WH terhadap LS.

“Kita sudah melihat hasil USG itu, namun kita akan duduk bersama dengan aparatur Gampong untuk mencari solusi terkait perkara itu,”sebut Azhar.

Terkait dengan laporan tertulis, Azhar menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan mengantarkan laporan secara resmi setelah semua aparatur gampong menandatanganinya.

”Yang kita harapkan kasus ini harus benar-benar tuntas dan kalau memang perlu harus diselesaikan secara hukum,”sebutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here